Project Budaya Bone Vol III Berhasil Menginisiasi FGD Kebudayaan antara Bissu, Pemerintah Daerah, Ormas dan Tokoh Agama, Ini Pembahasannya!

- Penulis Berita

Sabtu, 16 September 2023 - 06:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Project Budaya Bone Vol III Bahas Moderasi Beragama dan Budaya Lokal

Project Budaya Bone Vol III Bahas Moderasi Beragama dan Budaya Lokal

Bone, Pilarindonesia.com – Project Budaya Bone Volume III berhasil melaksanakan kegiatan yang bertemakan FGD Kebudayaan: Menguatkan Moderasi, Mengukuhkan Kebhinekaan untuk Indonesia Maju dengan menggandeng Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

Melalui Subdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik (BPKI-PK), Direktorat URAIS, DIRJEN BIMAS Islam, berhasil mempertemukan antara komunitas Bissu, para pemangku kebijakan tingkat Kabupaten, pimpinan Organisasi Masyarakat (Ormas) keagamaan dan tokoh agama lintas iman, Senin (5/9/23) lalu.

Andi Geerhand selaku sekretaris dari Yayasan Pawero Tama Kreatif Kabupaten Bone, sebagai lembaga mitra kolaborasi Subdit BPKI-PK menyampaikan tiga hal yang menjadi titik tekan dalam kegiatan ini.

“Pertama, memahami akar penyebab konflik atau ketegangan yang mungkin timbul dalam lingkungan yang beragam. Kedua, membahas bagaimana keberagaman dapat menjadi sumber kekuatan dan inovasi. Serta ketiga, menjelajahi cara-cara untuk mempromosikan inklusivitas dan sikap moderat di berbagai sektor masyarakat,” katanya dikonfirmasi pada Sabtu (16/9/23).

Dr. Syamsurijal, M.Si dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan jika ruang dialog harus selalu terbuka untuk melihat sebuah perkara lebih jelas. Sehingga bingkai kebhinekaan menjadi pisau analisis untuk membedah permasalahan yang ada.

“Dengan mengingat Indonesia adalah negara yang begitu plural dan menampung segala kemajemukan yang ada. Fakta keberagaman di Indonesia adalah suatu hal yang nyata dan tidak bisa ditolak adanya,” katanya

“Melestarikan nilai-nilai lama yang baik dan menerapkan nilai-nilai baru yang lebih baik,” lanjutnya.

Beberapa peserta yang hadir juga memberikan respons yang cukup baik terhadap tema yang diangkat dalam kegiatan, yaitu moderasi beragama. Salah satu indikator moderasi beragama adalah mengakomodir budaya lokal untuk tetap hidup dan bertumbuh, sebab di dalamnya ada nilai luhur yang mengandung jutaan makna dalam menjawab tantangan zaman.

Islam berkembang di Nusantara tidak pernah alergi dengan budaya lokal, justru Islam datang dan berdamai dengan budaya juga tradisi lokal yang ada. Negosiasi antara budaya dan ajaran esensial agama, budaya mana yang seharusnya diakomodir dan budaya mana yang layak ditolak. Nabi juga telah menegaskan melalui ajarannya, selama tidak bertentangan dengan nilai kemanusiaan, maka kebudayaan itu harusnya dijaga, dilindungi, dan dilestarikan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Peresmian Masjid Umar Al-Faruq Milik RJA Dihadiri Wali Kota Makassar dan Imam Masjid dari Jeddah
General Lecture Psikologi Islam & Psikologi ESQ Bersama Fatimah Abdullah & Ary Ginanjar: Jejak Pemikiran Prof. Malik Badri Menembus Zaman
Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis
Dewan Da’wah Pusat Kembali Terjunkan Da’i ke Sejumlah Wilayah Pelosok di Sulawesi Selatan
MPLS SMP IT Wahdah Islamiyah Makassar, dari Grogi jadi Happy
Ikatan Keluarga Darul Huffadh Cabang Makassar Gelar MHQ di Asrama Haji Sudiang
Antara Masjid Nabi dan Masjid Modern Kaum Muslimin Sekarang
Tahfiz Gratis Al-Hafisku Gowa Wisuda Perdana Penghafal Qur’an 30 Juz, Hadir Juga Juara Hafiz Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 21 November 2025 - 23:45

Lepas Atlet Senam ke Pra-Porprov Sulsel, Sekum KONI Makassar: Percaya Diri Hadapi Lawan!

Rabu, 19 November 2025 - 22:58

Selamat, Atlet Dayung Kota Makassar Juara Umum Pra-Porprov Sulsel 2025

Selasa, 18 November 2025 - 07:21

Atlet Cabor Yongmoodo Makassar Tampil Memukau di Ajang Kualifikasi Pra-Porprov Sulsel di Tator

Selasa, 18 November 2025 - 07:18

Cabor Panahan Gelar Latihan Bersama di Lapangan Kostrad Kariango Maros

Selasa, 18 November 2025 - 07:12

17 Atlet Anggar Makassar Raih Juara Umum dan Lolos ke Porprov XVII Sulsel 2026

Senin, 10 November 2025 - 23:34

Cabor Kurash Makassar Lolos Pra-Porprov Sulsel, Ketua KONI Puji Sinergitas Atlet, Pelatih dan Pengurus

Senin, 10 November 2025 - 23:11

190 Atlet Anggar Ikuti Babak Kualifikasi Porprov Sulsel di Mall Nipah Makassar

Senin, 28 Juli 2025 - 13:19

Achmad Faiz Wakili Ponpes Modern Kurir Langit Barru Ikuti Pertandingan Panahan Tradisional SMP-SMA se-Sulsel di Makassar

Berita Terbaru