Rumah Zakat Urun Rembuk Kondisi Terkini, Solusi Membela Palestina

- Penulis Berita

Jumat, 11 Oktober 2024 - 09:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Zakat dalam urun rembuk kemerdekaan Palestina membicarakan kondisi terkini Palestina dan solusi membela Palestina, urun rembuk itu dilaksanakan di Dawai Coffee, Jumat (11/10/24).

Rumah Zakat dalam urun rembuk kemerdekaan Palestina membicarakan kondisi terkini Palestina dan solusi membela Palestina, urun rembuk itu dilaksanakan di Dawai Coffee, Jumat (11/10/24).

Makassar, Pilarindonesia.com — Rumah Zakat dalam urun rembuk kemerdekaan Palestina mengundang warga Makassar membicarakan kondisi terkini Palestina dan solusi membela Palestina, urun rembuk itu dilaksanakan di Dawai Coffee, Jumat (11/10/24).

1948 sejak Palestina dijajah sekitar 76 tahun lalu, terhitung 41.431 jiwa meninggal dunia dan berbagai kerusakan fasilitas.

Irvan Nugraha, CEO Rumah Zakat menyampaikan bahwa Palestina merupakan tanah Umat Islam yang harus dimerdekakan dan melawan segala bentuk aksi genosida, selain daripada itu Palestina juga sebagai salah satu negara yang pernah mendukung Kemerdekaan Indonesia.

“Palestina ini merupakan kiblat pertama Umat Islam, tempat para Nabi, dan perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kemarin kita di Bandung juga menyelenggarakan urun rembuk dalam membela Palestina, nah semoga urun rembuk ini juga dapat menghadirkan gerakan-gerakan memerdekakan Palestina,” katanya.

Irvan menyambung bahwa upaya-upaya yang telah dilakukan Rumah Zakat dalam urun rembuk tersebut.

“Kita melakukan bantuan dengan berbagai cara, baik itu mengirimkan bantuan dengan berkoordinasi dengan Mesir, menitipkan bantuan makanan siap saji pada saat itu tentara angkatan laut Indonesia, dan kita bermitra dengan lembalembaga lainnya yang membela Palestina. Itu semua dananya melalui zakat dan mitra yang bapak ibu titipkan,” sambungnya.

Irvan arahkan berbagai bentuk mendukung Palestina dengan berbagai cara, seperti berisik di media sosial, ikut aksi damai, boikot produk yang mendukung genosida, dan mengirim bantuan secukupnya.

Asril, anggota urun rembuk Palestina sampaikan untuk memanfaatkan otoritas influencer dalam membela Palestina.

“Selain daripada aksi-aksi yang kita lakukan dimana-mana, yang terpenting sebenarnya adalah memastikan diri kita sebagai influencer atau memanfaatkan status kita dalam menyuarakan Palestina, mumpung ada kesempatan selama hidup sebagai ladang pahala,” sarannya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dewan Da’wah Pusat Kembali Terjunkan Da’i ke Sejumlah Wilayah Pelosok di Sulawesi Selatan
MPLS SMP IT Wahdah Islamiyah Makassar, dari Grogi jadi Happy
Ikatan Keluarga Darul Huffadh Cabang Makassar Gelar MHQ di Asrama Haji Sudiang
Antara Masjid Nabi dan Masjid Modern Kaum Muslimin Sekarang
Tahfiz Gratis Al-Hafisku Gowa Wisuda Perdana Penghafal Qur’an 30 Juz, Hadir Juga Juara Hafiz Indonesia
Dr Syamsuddin Arif Jelaskan Makna Akal dalam Diskusi Subuh di Masjid Sultan Alauddin Makassar
Hari Arafah Adalah Waktu Mustajab, Jangan Lupa Perbanyak Doa
Jangan Lupa Sahur Sebentar untuk Puasa Arafah Kamis Besok, Pahalanya Dahsyat

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09