Minimarket 212 Mart di Makassar Sudah Memboikot Produk Prancis

- Penulis Berita

Selasa, 3 November 2020 - 06:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komunitas Koperasi Syariah 212, Muhammad Hidayat Hanis.

Ketua Komunitas Koperasi Syariah 212, Muhammad Hidayat Hanis.

Makassar, Pilarindonesia.com – Seluruh jaringan Koperasi Syariah 212 yang membawahi sejumlah gerai penjualan minimarket 212 Mart di Kota Makassar dan sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan, menyatakan telah memboikot seluruh produk berbau Prancis.

Menurut Ketua Komunitas Koperasi Syariah 212, Muhammad Hidayat Hanis, pihaknya sejak awal memang tidak pernah mengizinkan masuknya penjualan produk yang ada kerjasama dengan Prancis.

“Seperti produk Danone, memang dari awal kami tidak dijual dan tidak izinkan,” ujarnya, Selasa (3/11/2020).

Bahkan di salah satu rak penjualan produk di Minimarket 212 Mart, yang berlokasi di Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Kota Makassar, terdapat beberapa produk yang sengaja dipajang dan ditempeli kertas bertuliskan “Boikot Produk Prancis. Barang ini tidak dijual”.

Hidayat menyampaikan bahwa itu adalah salah satu bentuk pembelaan terhadap agama Islam dan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassalam atas tindakan penistaan dan penghinaan yang dilakukan di Prancis dan mendapat dukungan dari Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Sejak awal mencuatnya sentimen terhadap Prancis, ormas Islam di Makassar sudah menggaungkan boikot produk Prancis.

Bahkan, dalam Aksi Bela Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassalam yang berlangsung di depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Senin kemarin, tokoh-tokoh ormas Islam meminta agar Dubes Prancis diusir dari Indonesia, dan kantor kedutaannya ditutup.

Aksi kecaman belum reda. Giliran Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Sulawesi Selatan yang akan turun ke jalanan pada Jumat ini.

“Kita akan adakan longmarch sebagai bentuk protes dan kecaman terhadap Presiden Prancis atas penghinaan dan penistaan terhadap Islam dan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassalam,” kata Ketua FUIB Sulsel, Ustadz Muchtar Daeng Lau.

Irfan

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sudah 2 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Pencarian Terkendala Cuaca dan Medan yang Ekstrem
Kementerian Keimigrasian dan Permasyarakatan Serahkan Dokumen Legalitas dan Kartu Izin Tinggal Terbatas kepada RFNs di Sulawesi Utara
Al-Fikri Peduli Salurkan Bantuan ke Korban Banjir dan Longsor hingga Pelosok Terisolir di Aceh Tamiang
Darul Aman Peduli Antar Amanah Kemanusiaan ke Aceh Tamiang, Bantuan Disalurkan ke Wilayah Terisolir
Menarik! Haircut SedeKahf Makassar Bantu Sumatera: Potong Gaya, Beri Daya
Musyawarah Ulama dan Tokoh Umat Islam 2025 Digelar di Asrama Haji Sudiang Makassar Sabtu Hari ini
Musyawarah Ulama dan Tokoh Umat Sulsel Digelar di Asrama Haji Embarkasi Makassar Akhir Bulan ini
Amran Sulaiman: Mentalitas dan Karakter Wahdah Islamiyah Kuat

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:03

Kampung Qur’an Makassar Rutin Gelar Majelis Perbaikan Bacaan di Masjid Wihdatul Ummah

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:42

Akhiri Safari Dakwah, Penulis Buku Ensiklopedia Ruqyah Asal Yordania Memberikan Nasihat Berharga kepada Kalangan Peruqyah di Makassar

Jumat, 10 Oktober 2025 - 22:52

Peresmian Masjid Umar Al-Faruq Milik RJA Dihadiri Wali Kota Makassar dan Imam Masjid dari Jeddah

Kamis, 18 September 2025 - 04:20

General Lecture Psikologi Islam & Psikologi ESQ Bersama Fatimah Abdullah & Ary Ginanjar: Jejak Pemikiran Prof. Malik Badri Menembus Zaman

Selasa, 19 Agustus 2025 - 12:09

Dewan Da’wah Pusat Kembali Terjunkan Da’i ke Sejumlah Wilayah Pelosok di Sulawesi Selatan

Minggu, 20 Juli 2025 - 22:09

MPLS SMP IT Wahdah Islamiyah Makassar, dari Grogi jadi Happy

Minggu, 20 Juli 2025 - 07:22

Ikatan Keluarga Darul Huffadh Cabang Makassar Gelar MHQ di Asrama Haji Sudiang

Selasa, 15 Juli 2025 - 00:20

Antara Masjid Nabi dan Masjid Modern Kaum Muslimin Sekarang

Berita Terbaru