Dukung Kedaulatan Pangan, Muhammadiyah Tanam Sayuran dan Buah Segar di Jonggol

- Penulis Berita

Minggu, 17 Januari 2021 - 15:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses penanaman perdana sayuran dan buah segar di tanah wakaf seluas 57 hektar yang terletak di Jonggol, Bogor, Jawa Barat, Ahad (17/01/21).

Proses penanaman perdana sayuran dan buah segar di tanah wakaf seluas 57 hektar yang terletak di Jonggol, Bogor, Jawa Barat, Ahad (17/01/21).

Jakarta, PilarIndonesia.com – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sukses menggelar penanaman perdana sayuran dan buah segar di tanah wakaf seluas 57 hektar yang terletak di Jonggol, Bogor, Jawa Barat, Ahad (17/01/21).

Acara bertajuk “Gerakan Kedaulatan Pangan Muhammadiyah di Era Covid-19” ini terselenggara berkat kerjasama Majelis Wakaf dan Kehartabendaan (MWK) PP Muhammadiyah, Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) PP Muhammadiyah, dan MWK Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat.

Acara dipandu oleh Pedri Kasman selaku Sekretaris Tim Penyelesaian Tanah Wakaf Muhammadiyah Jonggol. Acara dimulai dengan sambutan-sambutan dan ditutup dengan prosesi penanaman sayuran dan buah segar yang dilakukan secara bersama-sama.

Turut hadir dalam acara tersebut, Dr Amirsyah Tambunan (MWK PP Muhammadiyah), Azrul Tanjung (Wakil Ketua MEK PP Muhammadiyah), Istar Dwi Priyono (Ketua MWK PWM Jawa Barat), Usep Sudrajat (Ketua PDM Bandung), Nasihin (Ketua PCM Cileungsi), dan Udep (Pengurus PCM Jonggol).

Ketua Bidang Ekonomi PP Muhammadiyah, Buya Anwar Abbas mengapresiasi kegiatan penanaman perdana sayuran dan buah segar di lahan seluas 57 hektar ini. Buya juga menyampaikan ucapan selamat kepada tim pengelolaan tanah wakaf yang telah bekerja maksimal mengelola dan memanfaatkan tanah wakaf dengan produktif.

“Saya menyampaikan ucapan selamat kepada Pak Amirsyah dan Tim, mudah-mudahan apa yang dilakukan teman-teman bisa membawa hasil dan bisa menyenangkan serta menggembirakan hati kita semua. Atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah saya menyampaikan ucapan terima kasih banyak dan selamat berusaha, mudah-mudahan usaha kita dalam bidang pertanian ini diridhoi Allah swt,” tutur Buya Anwar melalui video call via WhatsApp.

Buya kemudian berharap, lahan wakaf ini betul-betul bisa dimanfaatkan untuk kepentingan persyarikatan, umat, dan bangsa. Apalagi, lanjut Buya, di masa pandemi ini masyarakat menghadapi berbagai masalah. Salah satu masalah itu adalah masalah ekonomi.

“Mudah-mudahan ada sejumlah tenaga kerja yang terekrut dan terlibat di dalam pengelolaan lahan ini. Insya Allah, lahan ini secara pelan tapi pasti akan bisa kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kita harapkan tanah wakaf ini secara keseluruhan dapat kita kelola, manfaatkan, dan kita bisa produktifkan. Tanah wakaf ini bisa juga dijadikan model bagi teman-teman di daerah lain yang juga punya tanah wakaf yang luas tapi belum terpoduktifkan. Mudah-mudahan tanah wakaf ini produktif dan bermanfaat bagi umat,” ujar Buya Anwar.

Sementara itu Wakil Ketua MWK PP Muhammadiyah, Dr Amirsyah Tambunan mengimbau kepada kader persyarikatan agar dapat bersama-sama memanfaatkan lahan yang diwakafkan Bapak Sutrisno kepada Muhammadiyah. Sekjen MUI Pusat ini juga berharap, penanaman perdana sayuran dan buah segar di tanah wakaf seluas 57 hektar ini kiranya dapat bermanfaat untuk kemaslahatan umat dan bangsa.

“Semoga Allah swt memberikan anugerah kepada kita semua khususnya warga persyarikatan dengan tanah yang subur ini. Kita butuh ketahanan pangan apalagi di tengah covid-19. Karena itu, semoga penanaman porang ini dapat tumbuh subur bermanfaat untuk kemasalahan umat dan bangsa,” ujar Amirysah.

Di tempat yang sama Wakil Ketua MEK PP Muhammadiyah, Azrul Tanjung menyebutkan bahwa ke depannya, lahan wakaf ini tak hanya dijadikan sebagai agrobisnis dan agroindustri saja, tapi juga agrowisata dan pusat pendidikan Muhammadiyah.

“Kita harus bahu-membahu dan bekerja sama. Agar harapan kita bisa terwujud untuk membangun agrobisnis, agroindustri, maupun agrowisata. Termasuk juga pusat pendidikan Muhammadiyah di lahan seluas 57 hektar ini,” harap Azrul.

Senada dengan itu Ketua PCM Cileungsi, Nasihin juga menyebutkan bahwa ke depan, lahan ini akan dijadikan sebagai Bumi Perkemahan Jenderal Soedirman dan juga Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Muhammadiyah.

“Rencana ini sudah mendapatkan dukungan secara luas oleh PP Muhammadiyah. Insya Allah, PCM Cileungsi akan melakukan pekerjaan di bulan Maret. Apa yang diinginkan kader persyarikatan dan PP Muhammadiyah agar lahan wakaf ini menjadi kawasan terpadu saya rasa sudah lengkap. Misi kita sudah sama, tinggal kita melaksanakan saja,” ujar Nasihin.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pasca Pertemuan Ulama di Istana Kepresidenan, Ustadz Bachtiar Nasir Berikan Catatan Kritis Soal Board of Peace
Seluruh Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Operasi SAR di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Ditutup
Sudah 9 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Sulsel
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Basarnas Segera Serahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi
Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Medan yang Cukup Ekstrem
Operasi Pencarian Hari ke-4, Tim SAR Gabungan Fokus Penyisiran Berdasarkan Titik Koordinat Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
Tim SAR Gabungan Temukan Barang Milik Korban dan Bagian Pesawat di Lokasi Jatuhnya ATR 42-500
Sudah 2 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Pencarian Terkendala Cuaca dan Medan yang Ekstrem

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:03

Kampung Qur’an Makassar Rutin Gelar Majelis Perbaikan Bacaan di Masjid Wihdatul Ummah

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:42

Akhiri Safari Dakwah, Penulis Buku Ensiklopedia Ruqyah Asal Yordania Memberikan Nasihat Berharga kepada Kalangan Peruqyah di Makassar

Jumat, 10 Oktober 2025 - 22:52

Peresmian Masjid Umar Al-Faruq Milik RJA Dihadiri Wali Kota Makassar dan Imam Masjid dari Jeddah

Kamis, 18 September 2025 - 04:20

General Lecture Psikologi Islam & Psikologi ESQ Bersama Fatimah Abdullah & Ary Ginanjar: Jejak Pemikiran Prof. Malik Badri Menembus Zaman

Selasa, 19 Agustus 2025 - 12:09

Dewan Da’wah Pusat Kembali Terjunkan Da’i ke Sejumlah Wilayah Pelosok di Sulawesi Selatan

Minggu, 20 Juli 2025 - 22:09

MPLS SMP IT Wahdah Islamiyah Makassar, dari Grogi jadi Happy

Minggu, 20 Juli 2025 - 07:22

Ikatan Keluarga Darul Huffadh Cabang Makassar Gelar MHQ di Asrama Haji Sudiang

Selasa, 15 Juli 2025 - 00:20

Antara Masjid Nabi dan Masjid Modern Kaum Muslimin Sekarang

Berita Terbaru