Jakarta, Pilarindonesia.com – Unjuk rasa dalam rangka menyuarakan kemerdekaan rakyat Palestina akan digelar Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis (KIBBM) di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jalan Medan Merdeka Selatan, DKI Jakarta, pada Sabtu besok (27/10/2023).

Kegiatan bertajuk Aksi Damai Sumpah Pemuda Indonesia “Lawan Pembantaian di Palestina” itu akan digelar mulai pukul 06.00 WIB.
“Semua orang tahu bahwa saat ini pembantaian yang dilakukan Israel sangat brutal pada bangsa Palestina. Tidak ada yang tersisa, anak-anak, ibu-ibu, mereka bantai dengan sangat brutal,” kata Ketua Ikatan Ulama dan Da’i se Asia Tenggara, DR. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, melalui keterangannya, Jumat (27/10/2023).
“Ini suatu kejahatan yang sangat brutal dan luar biasa, dan didukung oleh oleh sekutu Amerika dan negara-negara seperti Inggris, Prancis, Jerman,” tambahnya.
Olehnya, Kyai Zaitun menyerukan kepada anak bangsa Indonesia untuk melakukan perlawanan terhadap tindakan pembantaian di Palestina.
“Karena itu merupakan kewajiban bagi kita bangsa Indonesia, baik sebagai anak bangsa, apalagi sebagai sebagai Muslim untuk memberikan dukungan kepada bangsa Palestina melawan pembantaian Israel. Sesungguhnya mereka tidak membutuhkan kita ke sana, tapi dengan perang opini, kita tunjukkan solidaritas bersama,” tutur Dewan Pertimbangan MUI Pusat itu.
Kyai Zaitun menyebutkan., perjuangan rakyat Palestina masih panjang dan penuh pengorbanan. Jangan biarkan rakyat Gaza, Palestina, melakukannya sendirian. Meski belum bisa menolong mereka secara langsung. Namun kepeduliaan bisa menembus tebalnya tembok raksasa, bak penjara yang mengelilingi Gaza.
“Agar kita bisa mengambil bagian dari perjuangan ini, mari semua, utamanya para pengurus masjid, remaja, pemuda dan pemudi Islam, pada 28 oktober 2023 ini, mengingatkan kita pada 28 Oktober 1928 lampau, maka dari itu, tagline kita adalah Sumpah Pemuda Indonesia melawan pembantaian di Palestina. Hadirilah. Bergeraklah, kalian akan menjadi bagian sejarah pembebasan Palestina dalam melawan keangkamurkaan Israel Zionis laknatullah ‘alaihi,” ajak ketua umum Wahdah Islamiyah tersebut.
Aksi damai lintas Ormas dan organisasi kepemudaan itu bakal dihadiri oleh ratusan ribu masyarakat Indonesia dari berbagai daerah sebagai bentuk perlawanan atas pembantaian yang dilakukan penjajah Zionis Israel di Palestina, termasuk massa dari Komite Solidaritas Palestina (KITA Palestina), sebuah komunitas sosial kemanusiaan untuk membantu Al-Aqsha dan masyarakat Palestina
Gaza Palestina terus digempur secara habis-habisan oleh zionis. Tak ada stau titik di bumi Gaza yang luput dari pantauan penjajah. Setiap area dalam keadaan berbahaya. Setiap bangunan selalu menjadi sasaran. Hingga nyawa begitu mudah melayang.
Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, pada Kamis siang (26/10/2023), mengumumkan bahwa sebanyak 7.028 penduduk Palestina meninggal dunia dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober, termasuk 2.923 anak-anak dan 1.709 perempuan.