Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis Geruduk Kedubes AS di Jakarta Sabtu Besok

- Penulis Berita

Jumat, 27 Oktober 2023 - 06:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DR. KH. Muh. Zaitun Rasmin, bersama sejumlah asatidz memberikan keterangan kepada media di Jakarta pada Kamis (26/10/2023).

DR. KH. Muh. Zaitun Rasmin, bersama sejumlah asatidz memberikan keterangan kepada media di Jakarta pada Kamis (26/10/2023).

Jakarta, Pilarindonesia.com – Unjuk rasa dalam rangka menyuarakan kemerdekaan rakyat Palestina akan digelar Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis (KIBBM) di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jalan Medan Merdeka Selatan, DKI Jakarta, pada Sabtu besok (27/10/2023).

Kegiatan bertajuk Aksi Damai Sumpah Pemuda Indonesia “Lawan Pembantaian di Palestina” itu akan digelar mulai pukul 06.00 WIB.

“Semua orang tahu bahwa saat ini pembantaian yang dilakukan Israel sangat brutal pada bangsa Palestina. Tidak ada yang tersisa, anak-anak, ibu-ibu, mereka bantai dengan sangat brutal,” kata Ketua Ikatan Ulama dan Da’i se Asia Tenggara, DR. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, melalui keterangannya, Jumat (27/10/2023).

“Ini suatu kejahatan yang sangat brutal dan luar biasa, dan didukung oleh oleh sekutu Amerika dan negara-negara seperti Inggris, Prancis, Jerman,” tambahnya.

Olehnya, Kyai Zaitun menyerukan kepada anak bangsa Indonesia untuk melakukan perlawanan terhadap tindakan pembantaian di Palestina.

“Karena itu merupakan kewajiban bagi kita bangsa Indonesia, baik sebagai anak bangsa, apalagi sebagai sebagai Muslim untuk memberikan dukungan kepada bangsa Palestina melawan pembantaian Israel. Sesungguhnya mereka tidak membutuhkan kita ke sana, tapi dengan perang opini, kita tunjukkan solidaritas bersama,” tutur Dewan Pertimbangan MUI Pusat itu.

Kyai Zaitun menyebutkan., perjuangan rakyat Palestina masih panjang dan penuh pengorbanan. Jangan biarkan rakyat Gaza, Palestina, melakukannya sendirian. Meski belum bisa menolong mereka secara langsung. Namun kepeduliaan bisa menembus tebalnya tembok raksasa, bak penjara yang mengelilingi Gaza.

“Agar kita bisa mengambil bagian dari perjuangan ini, mari semua, utamanya para pengurus masjid, remaja, pemuda dan pemudi Islam, pada 28 oktober 2023 ini, mengingatkan kita pada 28 Oktober 1928 lampau, maka dari itu, tagline kita adalah Sumpah Pemuda Indonesia melawan pembantaian di Palestina. Hadirilah. Bergeraklah, kalian akan menjadi bagian sejarah pembebasan Palestina dalam melawan keangkamurkaan Israel Zionis laknatullah ‘alaihi,” ajak ketua umum Wahdah Islamiyah tersebut.

Aksi damai lintas Ormas dan organisasi kepemudaan itu bakal dihadiri oleh ratusan ribu masyarakat Indonesia dari berbagai daerah sebagai bentuk perlawanan atas pembantaian yang dilakukan penjajah Zionis Israel di Palestina, termasuk massa dari Komite Solidaritas Palestina (KITA Palestina), sebuah komunitas sosial kemanusiaan untuk membantu Al-Aqsha dan masyarakat Palestina

Gaza Palestina terus digempur secara habis-habisan oleh zionis. Tak ada stau titik di bumi Gaza yang luput dari pantauan penjajah. Setiap area dalam keadaan berbahaya. Setiap bangunan selalu menjadi sasaran. Hingga nyawa begitu mudah melayang.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, pada Kamis siang (26/10/2023), mengumumkan bahwa sebanyak 7.028 penduduk Palestina meninggal dunia dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober, termasuk 2.923 anak-anak dan 1.709 perempuan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Persatuan Ulama dan Umat Islam Dorong Presiden Prabowo Ambil Langkah Tegas Hentikan Kekejaman Israel di Palestina
Kuasai 3 Langkah ini, Indonesia Berpotensi Pimpin Pembebasan Baitul Maqdis Palestina
Dipolisikan Dugaan Penghasutan Isu Ijazah Palsu Jokowi, Rizal Fadillah Cs Siap Bertarung Secara Hukum
MUI Sulsel Ikut Serukan Jihad Melawan Penjajah Israel
MUI Dukung Fatwa Jihad Ulama Dunia Melawan Israel
Bahasa dan Sastra Daerah Sebagai Identitas Budaya: Seminar Bahasa UNM Taraf Nasional
Pertahankan Eksistensi Bahasa Ibu, Pemerhati Bahasa Mengadakan Seminar Nasional
Ditolak Ormas Islam Sulteng, Pengobatan Massal Peter Youngren Batal Digelar di Lapangan Terbuka

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09