Dua Petinggi Wahdah Islamiyah Diundang Hadiri Majelis Ilmuwan Nusantara di Malaysia, Ini Hasil Pertemuannya

- Penulis Berita

Jumat, 14 November 2025 - 08:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pilarindonesia.com – Ketua Harian Dewan Pengurus Pusat Wahdah Islmaiyah (DPP WI) Ustadz Rahmat Abdul Rahman bersama dengan Ketua Dewan Syariah Wahdah Islamiyah (DSY WI) Ustadz Muhammad Yusran Anshar mendapat undangan untuk menghadiri Majelis Ilmuwan Nusantara, di Kota Kangar, Ibu Kota Negeri Perlis, Malaysia, yang berlangsung pada Rabu, 12 November 2025 hingga Jumat, 14 November 2025.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan rutin oleh para Ulama dari berbagai negara di Asia Tenggara, khususnya wilayah Nusantara.

Berbeda dari edisi sebelumnya, Majelis Ilmuwan Nusantara kali ini secara khusus juga mengundang Ulama dari beberapa negara Afrika, antara lain Rwanda, Kenya, Ethiopia, dan Namibia.

Tema yang diusung dalam pertemuan ketiga ini adalah Ta’awun dalam Dakwah: Persamaan dan Perbedaan.

Majelis Ilmuwan Nusantara bertujuan untuk mengeluarkan resolusi yang akan menjadi panduan Ulama dan organisasi-organisasi Islam, Dai dan Muballigh, khususnya di wilayah Asia Tenggara.

Dalam keterangannya, Ustaz Rahmat Abdul Rahman menjelaskan resolusi yang dihasilkan pada Majelis Ilmuwan Nusantara edisi tahun 2025, yakni rekomendasi bahwa pemahaman terhadap dakwah harus dilihat untuk mewujudkan kemaslahatan umat manusia dan mendekatkan manusia kepada Allah ta’ala.

“Sehingga dari sudut ini majelis ilmuwan Nusantara merekomendasikan untuk setiap alim ulama, organisasi Islam dan para pendakwah menyampaikan materi-materi dakwah secara santun dan mengajak untuk bisa bekerja sama dengan berbagai pihak, bahkan kepada pihak yang tidak sekeyakinan sekalipun demi untuk mewujudkan tujuan kemasalahatan tersebut,” jelas Ustaz Rahmat dalam keterangannya, Jumat (14/11/2025).

Ketua Harian DPP WI melanjutkan, Rekomendasi ini juga menuntut agar kerjasama yang dilakukan memiliki batasan, antara lain, Pertama, tidak mengorbankan prinsip-prinsip akidah Islam, dan nilai-nilai universal Islam. Kedua, tidak boleh dipahami sebagai pembenaran terhadap larangan-larangan agama seperti pembolehan LGBT, penghinaan kepada sahabat-sahabat dan keluarga Nabi, atau pembolehan kezhaliman meskipun pihak-pihak yang mungkin saja diajak bekerjasama itu melakukan hal tersebut.

“Majelis merekomendasikan agar kerjasama yang dilakukan itu tidak boleh menjadi pembenaran atas apa yang mereka lakukan, dan semata-mata kerjasama ditegakkan untuk mencapai maslahat umum yang ada di kalangan umat manusia,” pungkasnya.

Dalam menjelaskan rekomendasi ini, Alumni Universitas Islam Madinah ini mengambil contoh pada peristiwa Gaza, yakni kita mengajak semua pihak untuk menyuarakan pembelaan terhadap masyarakat Gaza dan kemerdekaan bangsa Palestina. Sehingga siapapun yang mengusung isu tersebut maka kita membuka pintu untuk bekerjasama, dan tanpa memberi kesan bahwa membolehkan apa yang mereka lakukan.

“Berbeda pandangan, berbeda mazhab fikih, bagi kita kerjasama itu lebih utama untuk dilakukan sampai ke tingkat kolaborasi. Jadi untuk mendukung dakwah Islam ini dan menjaga kemasalahatan kaum Muslimin. Itu antara lain resolusi yang dihasilkan,” tutupnya.

Kegiatan lain yang menyertai Majelis Ilmuwan Nusantara 2025 adalah Grand Launching Universiti Islam Antarabangsa Tuanku Syed Sirajuddin-UniSIRAJ. Syed Sirajuddin sendiri adalah nama dari Raja Perlis yang sedang menjabat. Penggunaan nama Raja adalah sebagai simbol dukungan Pemerintah Perlis terhadap dunia pendidikan, khususnya di negeri Perlis dan di Malaysia secara Umum, serta di dunia Islam lebih umum lagi.

Dalam Grand Launching tersebut, Raja Perlis kemudian bersilaturahmi bersama para Alim Ulama Peserta Majelis Ilmuwan Nusantara, bersama Putra Mahkota Kerajaan Perlis.

Facebook Comments Box

Editor : Achmad

Sumber Berita : Rustam Hafid, Infokom DPP Wahdah Islamiyah

Berita Terkait

Lagi, Israel Gagalkan Misi Kapal Kemanusiaan ke Gaza, Aktivis Global Sumud Flotilla Ditangkapi
Rombongan Kapal Global Sumud Flotilla Segera Memasuki Perairan Gaza, Ancaman Israel Jadi Momok
Diintimidasi Israel, Italia dan Spanyol Kirim Kapal Perang Kawal Kapal Relawan Global Sumud Flotilla ke Gaza
Kapal Relawan Kemanusiaan Menembus Gaza Diserang Drone di Perairan Internasional
Aktris Wandah Hamidah dan Muhammad Husein Wakili Indonesia Berlayar Menembus Blokade Israel di Gaza
Mohon Doanya, 5 Kapal Indonesia Global Peace Convoy Bakal Menembus Blokade Gaza
Kurir Langit Indonesia Salurkan Air Bersih Hasil Donasi dari Masyarakat Nusantara
PBB Minta Kapal Bantuan ke Gaza dari Freedom Flotilla Dilindungi

Berita Terkait

Jumat, 21 November 2025 - 23:45

Lepas Atlet Senam ke Pra-Porprov Sulsel, Sekum KONI Makassar: Percaya Diri Hadapi Lawan!

Rabu, 19 November 2025 - 22:58

Selamat, Atlet Dayung Kota Makassar Juara Umum Pra-Porprov Sulsel 2025

Selasa, 18 November 2025 - 07:21

Atlet Cabor Yongmoodo Makassar Tampil Memukau di Ajang Kualifikasi Pra-Porprov Sulsel di Tator

Selasa, 18 November 2025 - 07:18

Cabor Panahan Gelar Latihan Bersama di Lapangan Kostrad Kariango Maros

Selasa, 18 November 2025 - 07:12

17 Atlet Anggar Makassar Raih Juara Umum dan Lolos ke Porprov XVII Sulsel 2026

Senin, 10 November 2025 - 23:34

Cabor Kurash Makassar Lolos Pra-Porprov Sulsel, Ketua KONI Puji Sinergitas Atlet, Pelatih dan Pengurus

Senin, 10 November 2025 - 23:11

190 Atlet Anggar Ikuti Babak Kualifikasi Porprov Sulsel di Mall Nipah Makassar

Senin, 28 Juli 2025 - 13:19

Achmad Faiz Wakili Ponpes Modern Kurir Langit Barru Ikuti Pertandingan Panahan Tradisional SMP-SMA se-Sulsel di Makassar

Berita Terbaru