Makassar, Pilarindonesia.com – Direktur Utama PT Super Tani Indonesia, Andi Undru Mario (AUM), bersama Mt. Anggota DPRD Kabupaten Sidrap H. Ilham melaksanakan pertemuan strategis di Café Black Canyon, Kota Makassar, beberapa hari yang lalu.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut pertemuan Koordinator Pemasaran Nasional Basirun dan Tim Leaders Super Tani Tri Nugroho yang sebelumnya dilaksanakan di Jakarta pada 23 Januari 2026, bersama Bupati Sidrap. Fokus kegiatan adalah pemantapan rencana, sinkronisasi program, dan percepatan progres pelaksanaan di daerah.
Kabupaten Sidrap siap menjadi pilot project strategis Provinsi Sulawesi Selatan dalam implementasi Astacita Ketahanan Pangan Presiden Prabowo Subianto, berbasis Koperasi Desa Merah Putih (KOPDES Merah Putih).
Melalui kolaborasi Pemerintah Daerah, KOPDES, Perbankan (BPD/Himbara), dan PT Super Tani Indonesia, program ini akan melibatkan 106 KOPDES dengan total nilai belanja Rp12,72 miliar per tahun, didukung skema pembiayaan bankable dan berkelanjutan dengan target Pangsa pasar 24 Kabupaten se-Sulawesi Selatan dari 3.051 kopdes dengan omzet 366,21 miliar selam progres 1 sampai 5 tahun
Program ini memberikan manfaat ekonomi langsung bagi KOPDES, dengan potensi keuntungan mencapai Rp50,88 miliar dalam 5 tahun.
Selain itu, Sidrap juga akan diprioritaskan menjadi role model nasional yang siap direplikasi di seluruh Indonesia, dengan 24 Kabupaten/Kota sebagai market penyaluran dan pemanfaatan Pupuk Organik Plus Super Tani, guna mendorong peningkatan produktivitas pertanian yang berkelanjutan.







