Gowa, Pilarindonesia.com – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk Region Office X Makassar melalui Islamic Ekosistem Business Unit bekerjasama dengan BSI Maslahat URO Region Makassar mengadakan acara Hari Santri 2024, di Pesantren Putri Yatama, Jalan Baso Dg Ngawing, Komp. BTN Restika Indah, Blok A1, No. 1 Palangga, Tetebatu, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Selasa (5/11/2024).

Dalam sambutannya, RCEO BSI RO X Makassar, Sukma Dwie Priardi, mengatakan BSI tetap berupaya menjaga dan mengalirkan keberkahan dengan cara prinsip syariah.
“Dengan memanfaatkan prinsip-prinsip syariah, seperti keadilan, transparansi, dan keberlanjutan, BSI
berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan kesejahteraan yang lebih merata, termasuk di kalangan
santri dan pesantren, sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi berbasis nilai-nilai Islami,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, dilakukan penyerahan bantuan pemberdayaan pesantren oleh BSI Maslahat
sebesar Rp 210.000.000 serta penyampaian materi literasi keuangan syariah oleh Kepala
Kantor OJK Sulsel-Sulbar, Darwisman.
Dalam materinya, dia menyampaikan tujuan keuangan syariah diatur oleh syariah Islam dengan cara bagi hasil yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan ekonomi umat, dengan mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan keseimbangan antara hak dan kewajiban.
“Beberapa tujuan utama keuangan syariah, antara lain keadilan dan kesimbangan dengan menekankan
pentingnya pemerataan dan menghindari ketidaksetaraan, menjaga harta dan kesejahteraan masyarakat
dengan mempromosikan investasi dan transaksi yang tidak merugikan pihak-pihak yang terlibat,
menghindari riba, transparansi dan keterbukaan, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, pencegahan
aktivitas haram,” terang Darwisman.
Turut hadir dalam acara itu, di antaranya Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan LMST, Arif Machfoed; ISE Manager BSI RO X Makassar, Zaenal Abidin; Pimpinan Pondok Pesantren Putri Yatama Mandiri, Dra. Hj. Muliati Daud M.Kum; Manager BSI Maslahat RO Makassar, Ustadz Ikhwan Jufri, serta segenap pengurus, guru dan santri Ponpes Putri Yatama Mandiri.