Webinar Wahdah Islamiyah, Politisi PPP Jelaskan Konsep Islam Wasathiyah

- Penulis Berita

Rabu, 13 Oktober 2021 - 03:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pilarindonesia.com – Ormas Islam Wahdah Islamiyah mengadakan webinar kebangsaan dengan tema “Mewujudkan Indonesia Jaya dalam Islam Wasathiyah”.

Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana metode Islam washatiyah atau Islam pertengahan (moderat) dalam mengusung nilai-nilai kebangsaan.

Webinar ini dilaksanakan pada hari Sabtu (9/10/2021). Pembicara dalam seminar ini salah satunya adalah Wakil Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Arsul Sani.

Setelah dibuka, pemaparan awal, Arsul menjelaskan soal bagaimana deskripsi Islam washatiyah ini harus dikawal hingga dalam kehidupan bernegara.

“Narasi Islam washatiyah kadang membuat sebagian kalangan merasa bahwa Islam ini tidak komitmen dalam keyakinannya. Sebabnya mungkin karena ide dan cara berfikir soal Islam belum mereka serap sampai ke dasar-dasarnya,” ujarnya.

Bahkan, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu berharap nilai-nilai Islam bisa diperjuangkan di parlemen, khususnya deskripsi Islam washatiyah.

Menurut Arsul, Islam ini harus menjadi landasan cara berfikir, utamanya bagi penganutnya. Sehingga anti radikalisme dan pengaitan antara Islam dan jaringan kekerasan tidak boleh terjadi lagi.

“Pancasila itu adalah kesepakatan. Dan semua sila, puncaknya ada pada sila pertama. Maka, kita sebagai umat Islam yakin, nilai-nilai Islam washatiyah ini sebenarnya bisa kita terapkan di Indonesia. Ya, kalau ada narasi ekasila, trisila itu sebenarnya tidak bisa kita terima,” tukasnya.

Arsul menambahkan, soal bagaimana rekapitulasi dan redesain konsep RKUHP beberapa tahun yang lalu sempat menjadi polemik pro dan kontra di kalangan mahasiswa dan rakyat biasa. Ia memberi kesaksian, bahwa nilai-nilai Islam sudah ia usahakan untuk tetap dimasukkan.

“Kalau berbicara masalah Islam washatiyah, maka sejak dulu kami di fraksi PPP sudah komitmen untuk selalu mengedepankan prinsip dan pola berfikir agar Islam bisa kita masukkan ke undang-undang. Misalnya tentang perzinahan yang kita perluas pemaknaannya, bukan hanya pada zina berbeda kelamin, tapi kita perluas sampai zina dengan kelamin yang sama,” paparnya.

Oleh karena itu, Arsul Sani berharap, agar nilai-nilai pancasila ini tetap dikawal. Sebab menurutnya, konsep Islam washatiyah sudah termasuk di dalamnya dan tak akan mungkin bisa dibenturkan dengan politik kepentingan apapun.

Di akhr kegiatan, mantan lawyer di Sydney Australia ini mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh Wahdah Islamiyah.

Ia berharap, agar kalangan ulama dan Cendikiawan Islam bisa saling bersinergi dengan pemerintah dan mengawal setiap kebijakan yang diusung.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelepasan dai Wahdah Islamiyah untuk diberi tugas berdakwah di beberapa daerah Indonesia.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pasca Pertemuan Ulama di Istana Kepresidenan, Ustadz Bachtiar Nasir Berikan Catatan Kritis Soal Board of Peace
Seluruh Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Operasi SAR di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Ditutup
Sudah 9 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Sulsel
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Basarnas Segera Serahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi
Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Medan yang Cukup Ekstrem
Operasi Pencarian Hari ke-4, Tim SAR Gabungan Fokus Penyisiran Berdasarkan Titik Koordinat Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
Tim SAR Gabungan Temukan Barang Milik Korban dan Bagian Pesawat di Lokasi Jatuhnya ATR 42-500
Lembaga Amil Zakat Nasional Bersama Pemkot Makassar Bahas Program Pengentasan Kemiskinan

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:03

Kampung Qur’an Makassar Rutin Gelar Majelis Perbaikan Bacaan di Masjid Wihdatul Ummah

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:42

Akhiri Safari Dakwah, Penulis Buku Ensiklopedia Ruqyah Asal Yordania Memberikan Nasihat Berharga kepada Kalangan Peruqyah di Makassar

Jumat, 10 Oktober 2025 - 22:52

Peresmian Masjid Umar Al-Faruq Milik RJA Dihadiri Wali Kota Makassar dan Imam Masjid dari Jeddah

Kamis, 18 September 2025 - 04:20

General Lecture Psikologi Islam & Psikologi ESQ Bersama Fatimah Abdullah & Ary Ginanjar: Jejak Pemikiran Prof. Malik Badri Menembus Zaman

Selasa, 19 Agustus 2025 - 12:09

Dewan Da’wah Pusat Kembali Terjunkan Da’i ke Sejumlah Wilayah Pelosok di Sulawesi Selatan

Minggu, 20 Juli 2025 - 22:09

MPLS SMP IT Wahdah Islamiyah Makassar, dari Grogi jadi Happy

Minggu, 20 Juli 2025 - 07:22

Ikatan Keluarga Darul Huffadh Cabang Makassar Gelar MHQ di Asrama Haji Sudiang

Selasa, 15 Juli 2025 - 00:20

Antara Masjid Nabi dan Masjid Modern Kaum Muslimin Sekarang

Berita Terbaru