Makassar, Pilarindonesia.com – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Anis Matta, dijadwalkan hadir di Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) XVII Wahdah Islamiyah, di Asrama Haji Sudiang, Kota Makassar, pada Jumat hari ini, 6 Desember 2024.

Ketua Umum Partai Gelora itu diagendakan menjadi pembicara di sela kegiatan Mukernas setelah shalat Jumat sebentar.
Menurut Sekretaris Jenderal DPP Wahdah Islamiyah, Ustadz Syaibani Mujiono, Anis Matta hadir untuk memberikan sumbang saran dan masukan tentang arah program kerja Wahdah Islamiyah yang bisa disinergikan dengan program pemerintah pusat.
“Karena memang selama ini Wahdah Islamiyah selalu berupaya untuk bersinergi dengan pemerintah pusat hingga ke daerah dalam setiap kegiatan yang dilakukan,” ujarnya kepada Pilarindonesia.com, Jumat pagi tadi.
Selain itu, Ustadz Syaibani menyampaikan, kepada keluarga besar Wahdah Islamiyah, dan terkhusus peserta Mukernas, Anis Matta juga akan berbicara banyak tentang perjuangan kemerdekaan Palestina.
“Selama ini, kita bisa melihat dan menyaksikan bagaimana komitmen pemerintah Indonesia, komitmen bapak Presiden Prabowo Subianto, yang mendukung penuh upaya kemerdekaan Palestina, dan Pak Anis Matta sudah sangat rutin menyuarakan di forum internasional tentang hal itu,” terangnya.
Ustadz Syaibani menjelaskan, kemerdekaan Palestina merupakan cita-cita perjuangan Wahdah Islamiyah yang telah digaungkan sejak dulu hingga hari ini.
“Bahkan ruh Mukernas Wahdah Islamiyah saat ini adalah perjuangan kemerdekaan Palestina,’ tuturnya.
Ruangan pelaksanaan Mukernas XVII Wahdah Islamiyah yang berlangsung di Aula Arafah, Asrama Haji Sudiang Makassar, memang bernuansa Palestina.
Terlihat di jajaran pengurus, peserta, tamu dan undangan pada pembukaan acara Mukernas Kamis sore kemarin, rata-rata mengenakan syal Palestina sebagai bentuk dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.
Dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua DPD RI, H. Tamsil Linrung, maka untuk agenda penutupan Mukernas pada Ahad lusa, rencananya akan ditutup secara resmi oleh Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin.
Berita terkait:
Editor : Irfan Abdul Gani