TNI AU Kerahkan Alutsista untuk Bantu Korban Gempa Majene Sulbar

- Penulis Berita

Jumat, 15 Januari 2021 - 05:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI AU memberangkatkan pesawat Boeing 737 untuk membantu korban gempa bumi di Majene, Sulawesi Barat, Jumat 15 Januari 2021. (Istimewa).

TNI AU memberangkatkan pesawat Boeing 737 untuk membantu korban gempa bumi di Majene, Sulawesi Barat, Jumat 15 Januari 2021. (Istimewa).

Majene, Pilarindonesia.com–TNI Angkatan Udara (AU) menyiagakan sejumlah pesawat untuk membantu warga masyarakat Majene, Sulawesi Barat. Pesawat Boeing 737 TNI AU pun dikirim untuk memastikan situasi kondisi di daerah terdampak bencana alam dan mengalami kerusakan dari udara.

“KSAU memerintahkan untuk memberangkatkan pesawat Boeing 737 dari Skadron Udara V Lanud Sultan Hasanuddin untuk memastikan situasi dan kondisi daerah yang terdampak bencana alam dan mengalami kerusakan dari udara,” ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsma TNI Indan Gilang B, dalam keterangannya, pada Jumat 15 Januari 2021.

TNI AU juga menyiagakan pesawat C-130 Hercules dari Skadron Udara 33 Lanud HND dan Skadron Udara 31 Lanud Halim P, pesawat CN 295 dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma. Kemudian satu pesawat Helikopter Super Puma NAS-332 dari Skadron Udara VI Lanud Atang Sendjaja bersiaga SAR Lanud Sultan Hasanuddin.

“(Disiagakan) untuk dukungan search dan rescue (SAR), evakuasi, dan bantuan logistik kepada warga masyarakat yang terdampak bencana,” kata dia.

Perbantuan itu merupakan wujud dari kehadiran negara melalui TNI AU pada masyarakat yang tertimpa musibah bencana. Selain itu, hal ini juga sekaligus merupakan pelaksanaan tugas TNI di operasi militer selain perang alias OMSP, yang salah satunya penanggulangan bencana alam.

Data sementara, delapan orang meninggal dunia akibat gempa magnitudo 6,2 di Majene, Sulawesi Barat, Jumat 15 Januari 2021 dini hari. Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, gempa terjadi sekitar pukul 01.28 WIB.

Dalam rilis resminya, BNPB mengabarkan, sejauh ini ada 24 orang yang dilaporkan mengalami luka-luka dan kemungkinan datanya masih bisa bertambah. Sekitar 2.000 orang juga harus mengungsi akibat bencana alam ini.

Adapun kerusakan, seperti jaringan listrik warga Majene padam dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat. Kerugian materiil terkait rumah warga yang rusak akibat gempa masih dalam pendataan.

Gempa juga berdampak pada longsor di tiga titik jalan poros Majene-Mamuju yang membuat akses jalan terputus.  BNPB menyebut, sebelumnya gempa dengan magnitudo 5,9 terjadi pada Kamis 14 Januari 2021 pukul 14.35 WITA. Gempa berikutnya yang lebih kuat terjadi dengan magnitudo 6,2 pada 01.28 WIB.

“Masyarakat setempat panik dan keluar rumah. Masyarakat saat ini masih berada di luar rumah mengantisipasi gempa susulan,” kata BNPB dalam rilisnya.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan, sejumlah dampak telah teridentifikasi pasca gempa M6,2 di Provinsi Sulawesi Barat. Menurutnya, hingga kini pihak dia masih berkoordinasi dengan BPBD setempat.

“Data per Jumat (15/1), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima PilarIndonesia.com, Jumat 15 Januari 2021.

Jumlah itu, kata Raditya, belum termasuk dua ribu warga lainnya yang mengungsi ke tempat aman. Menyoal kerugian material, beberapa bangunan seperti rumah dan Hotel Maleo hingga kantor Gubernur Sulbar dilaporkan mengalami rusak berat. (*)

Supriadi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09