Tabligh Akbar Yayasan Muh. Cheng Hoo-MAKRAM, Kyai Hasan Basri Ingatkan Wajibnya Membela Palestina

- Penulis Berita

Senin, 13 November 2023 - 01:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amir Majelis Kebangsaan Rahmatan Lil Alamin (MAKRAM), Dr. KH. Hasan Basri Rahman, menyampaikan ceramah dalam Tabligh Akbar Peduli Palestina, di Masjid Muh. Cheng Hoo, Kabupaten Gowa, Ahad (12/11/2023).

Amir Majelis Kebangsaan Rahmatan Lil Alamin (MAKRAM), Dr. KH. Hasan Basri Rahman, menyampaikan ceramah dalam Tabligh Akbar Peduli Palestina, di Masjid Muh. Cheng Hoo, Kabupaten Gowa, Ahad (12/11/2023).

Gowa, Pilarindonesia.com – Amir Majelis Kebangsaan Rahmatan Lil Alamin (MAKRAM), DR. KH. Hasan Basri Rahman, menyampaikan tentang wajibnya membela rakyat Palestina dari tindakan kezaliman pejajah Zionis Yahudi Israel.

Menurut pemilik Pondok Pesantren Ukhuwah Muslimin Gowa itu, Hamas sebagai pejuang Islam di Palestina harus diberikan dukungan, karena mereka adalah mujahidin yang sedang berperang membela Palestina dan agama Islam.

“Apalagi kita ketahui bersama, para pejuang di Hamas ini adalah para penghafal Alqur’an, dan memiliki hafalan hadist, minimal hafalan hadist mereka adalah hadist arbain (40 lebih hadist pilihan karya Imam Nawawi). Jadi, mereka bukan sembarang mujahidin,” kata Kyai Hasan Basri dalam Tabligh Akbar Peduli Palestina, di Masjid Cheng Hoo, Jalan Tun Abd Razak, Kabupaten Gowa, Ahad (12/11/2023).

Dalam kesempatan itu, Kyai Hasan Basri menyebutkan sejumlah ayat tentang keutamaan berjihad dan mati syahid atau gugur dalam membela agama Islam.

Menukil beberapa ayat dari kitab suci Alqur’an dan hadist Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassalam, ketua umum Ikatan Alumni Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang (IKAKAS) itu menyampaikan, salah satu keutamaan gugur saat berjihad membela agama Allah Subnahu wa Ta’ala, di antaranya adalah dapat memberikan syafaat atau pengampunan atas izin Allah, dan dinikahkan dengan bidadari, serta dimasukkan ke Surga tanpa hisab.

“Lebih utama mati di medan perang dibanding mati di atas tempat tidur,” tutur Kyai Hasan Basri.

Ketua Pembinan Yayasan Muhammad Cheng Hoo (YAHOO), Ustadz Drs. H. Sulaiman Gosalam, M.Si., yang juga menjadi pembicara dalam tabligh akbar itu, menegaskan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia dari dulu sampai sekarang sudah menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kemerdekaan bagi rakyat Palestina.

“Konstitusi kita jelas bahwa di dalam pembukaan Undang-Undang Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menyebutkan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” ujar Ustadz Sulaiman, yang juga merupakan salah satu presidium MAKRAM.

Ustadz Sulaiman juga menyampaikan Tabligh Akbar Peduli Palestina, selain sebagai wujud kepedulian terhadap rakyat Palestina, juga merupakan rangkaian dari peringatan milad ke-12 Masjid Muhammad Cheng Hoo Kabupaten Gowa.

Dalam acara yang dimoderatori Ustadz Badaruddin Basir, S.Ag., itu, sejumlah pimpinan ormas Islam tampil menyampaikan orasi dan ceramah seputar Palestina, masing-masing Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulsel, Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki; Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Makassar, KH. M. Said Abd Shamad; Ustadz Muh. Qasim Saguni (Wahdah Islamiyah); Ustadz Yusri Muhammad Arsyad (Nahdlatul Ulama); Ustadz Mukhlis Bakri (IKADI), serta Ustadz Muchtar Daeng Lau (Forum Ummat Islam Bersatu/FUIB).

Tabligh Akbar yang dirangkaikan dengan penggalangan donasi untuk rakyat Palestina tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 9.656.000, termasuk donasi dari jamaah Masjid Sultan Alauddin, Jalan Prof Abdurrahman Basalamah, Kota Makassar.

Hadir dalam acara itu dari sejumlah presidium MAKRAM, di antaranya Prof. Dr. H. Muhammad Asdar, SE., M.Si., C.W.M (Ketua Presidium MAKRAM); Prof. Dr. H. Wasir Thalib, M.S., dan Hasbullah, S.Pd.

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09