Setop Provokasi! Keluarga Bayi DAN dan RS Wahidin Telah Berdamai

- Penulis Berita

Kamis, 28 Juli 2022 - 22:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan mediasi antara pihak RS Wahidin Sudirohusodo Makassar dengan keluarga bayi DAN di Kabupaten Gowa.

Pertemuan mediasi antara pihak RS Wahidin Sudirohusodo Makassar dengan keluarga bayi DAN di Kabupaten Gowa.

Makassar, Pilarindonesia.com – Kepala Desa Tamannyeleng, Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa, Muhammad Yusram, meminta polemik meninggalnya bayi DAN, yang merupakan anak dari warganya, segera diakhiri.

“Kita harap riak-riak seputar masalah ini bisa dihentikan. Apalagi pihak rumah sakit dan pihak keluarga bayi sudah berdamai sejak hari Jumat, 22 Juli 2022 hingga Sabtu, 23 Juli 2022, dan kemudian perdamaian itu kembali dipermantap saat orangtua kita, Ibu Aliyah Mustika, anggota DPR RI, yang mempertemukan pihak keluarga dengan jajaran direksi RS dr Wahidin, pada Selasa 26 Juli 2022,” kata Yusram melalui keterangannya, Kamis, 28 Juli 2022.

Dia mengaku, memang pada saat terjadi pertemuan antara keluarga bayi dengan pihak direksi rumah sakit saat difasilitasi Aliyah, Yusram tidak hadir.

“Tapi perlu kami sampaikan, bahwa demi Allah, saya selaku kepala desa menjadi berada di rumah duka saat perdamaian antara pihak rumah sakit dan keluarga korban yang berlangsung hikmat dan penuh kekeluargaan. Alhamdulillah, pihak rumah sakit telah memenuhi keinginan pihak keluarga korban untuk menghadirkan pihak perawat dan keluarganya untuk meminta maaf langsung kepada orangtua dan kelurga korban. Saya melihat langsung bagaimana perawat ini masuk ke kamar dan memeluk ibu bayi dan hanya bisa menangis menyesali kehilafannya, dan saat itu pihak keluarga korban pun dengan sangat ikhlas menerima permohonan maaf perawat dan rumah sakit,” terang Yusram.

Sebagai kepala desa, dia menyatakan mengapresiasi pihak Rumah Sakit Wahidin yang secara ikhlas memberikan santunan berupa uang duka sebesar Rp 35 juta kepada keluarga korban sebagai bentuk empati dan belasungkawa kepada korban.

“Dana itu tersebut, alhamdulillah diterima dengan baik oleh bapak bayi, dan disaksikan oleh ibu bayi, tante dan kakeknya, saudara Sahril Akbar (oknum KNPI Kota Makasar) serta disaksikan oleh pihak rumah sakit dan pihak kepolisian. Setelah itu, di depan aparat kepolisian Polsek Tamalanrea, kedua belah pihak juga sepakat untuk membacakan  kesepakatan perdamaian yang berisikan bahwa kedua belah pihak sepakat berdamai dan tidak lagi melanjutkan masalah ini ke ranah hukum,” jelas Yusram.

Bahkan, dia melanjutkan, begitu bijaknya keluarga korban hingga memberi amanah kepada pihak rumah sakit untuk menyampaikan kepada pimpinan rumah sakit agar kiranya tidak memberi sanksi kepada perawat yang telah melakukan penyuntikan.

“Perlu diketahui juga bahwa pernyataan itu tidak perlu ditandatangani oleh pihak keluarga korban karena di wilayah kami itu masih sangat memegang adat, jadi bicara kamilah yang dipegang, bukan pernyataan itu, dan hal itu juga telah disampaikan pihak keluarga kepada pihak rumah sakit dan disaksikan oleh pihak kepolisian,” tutur Yusram.

Olehnya, Yusram sangat berharap perdamaian yang berlangsung hikmat antara kedua belah pihak yang berlangsung di rumah bayi itu, yang kemudian dikuatkan lagi melalui pertemuan yang difasilitasi Aliyah Mustika tidak tercederai lagi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Sekali lagi, sebagai kepala desa, saya sangat berduka atas meninggalnya bayi DAN. Kami juga mengapresiasi sikap legowo pihak Rumah Sakit Wahidin yang telah datang bersilaturahmi ke desa kami, dan ke rumah duka untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Semoga kejadian ini memberi hikmah besar buat kita semua, termasuk kepada pihak rumah sakit untuk bisa memperketat prosedur pelayan kepada pasiennya,” terangnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09