Safari Dakwah Pelosok ke Borong Bulo, Sebuah Perkampungan di Balik Hutan Pinus

- Penulis Berita

Selasa, 19 Oktober 2021 - 13:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur masuk ke Dusun Borong Bulo, Desa Parang Lompoa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa. Dok. Relawan Jurnalis Kemanusiaan Sulsel

Jalur masuk ke Dusun Borong Bulo, Desa Parang Lompoa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa. Dok. Relawan Jurnalis Kemanusiaan Sulsel

Gowa, Pilarindonesia.com – Aktivis dari gabungan lembaga dakwah Islamiyah dan organisasi filantropi asal Kota Makassar melakukan safari dakwah pelosok dan penyaluran bantuan kemanusiaan ke Dusun Borong Bulo, Desa Parang Lompoa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Sabtu-Ahad (16-17 Oktober 2021).

Pemasangan alat pengeras suara (TOA) di Masjid Wihdatul Ummah, Dusun Borong Bulo. Dok. Relawan Jurnalis Kemanusiaan Sulsel

Perjalanan ditempuh sekitar 2,5 jam dari Kota Makassar ke wilayah yang merupakan daerah dataran tinggi di Kabupaten Gowa tersebut. Untuk sampai di Borong Bulo, rombongan terlebih dahulu melewati Desa Sapaya, Kecamatan Bungaya, kemudian belok kiri dengan jalanan menurun, lalu melewati jembatan. Tak lama kemudian, akan muncul pintu gerbang yang terbuat dari bambu. Di belakangnya merupakan hutan pinus.

Rombongan berpose sebelum meninggalkan lokasi Dusun Borong Bulo. Dok. Relawan Jurnalis Kemanusiaan Sulsel

Jalanan yang masih dalam kondisi pengerasan disertai lintasan yang menanjak cukup membuat kendaraan roda empat dan roda dua rombongan agar kesulitan. Namun, sesampai di pengujung jejeran pepohonan pinus, jalanan beraspal hotmix pun menyambut. Kondisi aspal yang masih terbilang baru ini, kelihatan dari warnanya, memanjang hingga ke perkampungan warga sebelum mencapai Dusun Borong Bulo. Adapun jalanan masuk ke Dusun Borong Bulo masih berupa tanah liat, licin dan becek, dikarenakan saat kunjungan tersebut, hujan baru saja mengguyur.

Program dakwah Islamiyah di Dusun Borong Bulo. Dok. Relawan Jurnalis Kemanusiaan Sulsel

Akhirnya, Masjid Wihdatul Ummah, lokasi yang menjadi tujuan akhir dari rombongan aktivis gabungan lembaga dakwah Islamiyah dan organisasi filantropi itu, didapati. Namun, dua mobil yang dibawa serta rombongan tidak bisa menjangkau karena medan yang agak berat. Hanya beberapa sepeda motor saja yang bisa sampai dan diparkir di halaman masjid.

Selama dua hari, sejumlah kegiatan diadakan, seperti pemasangan perangkat alat pengeras suara untuk masjid, dakwah Islamiyah kepada warga Muslim di Dusun Borongbulo, hingga pendistribusian bantuan kitab suci Alqur’an, paket busana Muslim dan paket kebutuhan pokok.

Ketua Forum Arimatea Sulsel, Ustadz Jumzar Rachman, salah satu anggota rombongan, dalam program dakwah Islamiyah, tampil menjelaskan tentang pentingnya kaum Muslimin di Dusun Borongbulo mempelajari kitab suci Alqur’an, tata cara wudhu dan shalat seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassalam.

“Karena kalau tidak sesuai dengan tuntunan yang diajarkan Rasulullah, maka semua itu tertolak,” tuturnya.

Penyaluran bantuan dari rumah ke rumah warga di Dusun Borong Bulo. Dok. Relawan Jurnalis Kemanusiaan Sulsel

Pada Ahad siang sampai menjelang waktu shalat Dluhur, didampingi istri kepala dusun setempat, rombongan pun melakukan pembagian kebutuhan pokok, paket busana Muslim dan kitab suci Alqur’an dari rumah ke rumah ummat Islam di Dusun Borong Bulo.

Warga sangat senang menyambut kedatangan para relawan kemanusiaan. Mereka pun mempersilakan relawan untuk masuk bertamu hingga menawarkan air putih untuk sekadar menghilangkan dahaga.

Gabungan lembaga dakwah Islamiyah dan filantropi yang melakukan kegiatan di Dusun Borong Bulo, masing-masing Forum Arimatea Sulsel, ANNAS Sulsel, Da’i FUIB Sulsel, Darul Aman Peduli, SIT Al Fikri Relawan Jurnalis Kemanusiaan Sulsel, Dapoor Noerthiz Timika, Dzul Jalali Walikram, Amal Jariyah, Saribbattang Ri Manggala dan lembaga Fastabiqul Khairat

Laporan: Irfan Abdul Gani, ketua Relawan Jurnalis Kemanusiaan Sulsel 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pasca Pertemuan Ulama di Istana Kepresidenan, Ustadz Bachtiar Nasir Berikan Catatan Kritis Soal Board of Peace
Seluruh Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Operasi SAR di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Ditutup
Sudah 9 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Sulsel
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Basarnas Segera Serahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi
Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Medan yang Cukup Ekstrem
Operasi Pencarian Hari ke-4, Tim SAR Gabungan Fokus Penyisiran Berdasarkan Titik Koordinat Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
Tim SAR Gabungan Temukan Barang Milik Korban dan Bagian Pesawat di Lokasi Jatuhnya ATR 42-500
Lembaga Amil Zakat Nasional Bersama Pemkot Makassar Bahas Program Pengentasan Kemiskinan

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:03

Kampung Qur’an Makassar Rutin Gelar Majelis Perbaikan Bacaan di Masjid Wihdatul Ummah

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:42

Akhiri Safari Dakwah, Penulis Buku Ensiklopedia Ruqyah Asal Yordania Memberikan Nasihat Berharga kepada Kalangan Peruqyah di Makassar

Jumat, 10 Oktober 2025 - 22:52

Peresmian Masjid Umar Al-Faruq Milik RJA Dihadiri Wali Kota Makassar dan Imam Masjid dari Jeddah

Kamis, 18 September 2025 - 04:20

General Lecture Psikologi Islam & Psikologi ESQ Bersama Fatimah Abdullah & Ary Ginanjar: Jejak Pemikiran Prof. Malik Badri Menembus Zaman

Selasa, 19 Agustus 2025 - 12:09

Dewan Da’wah Pusat Kembali Terjunkan Da’i ke Sejumlah Wilayah Pelosok di Sulawesi Selatan

Minggu, 20 Juli 2025 - 22:09

MPLS SMP IT Wahdah Islamiyah Makassar, dari Grogi jadi Happy

Minggu, 20 Juli 2025 - 07:22

Ikatan Keluarga Darul Huffadh Cabang Makassar Gelar MHQ di Asrama Haji Sudiang

Selasa, 15 Juli 2025 - 00:20

Antara Masjid Nabi dan Masjid Modern Kaum Muslimin Sekarang

Berita Terbaru