Makassar, Pilarindonesia.com – Aliansi Penegak Demokrasi dan Keadilan Sulsel akan menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Sulsel pada Jumat, 8 Maret 2024.

Pendemo akan memulai aksi setelah shalat Jumat berjamaah di Masjid Baiturrahman, Panaikang, kemudian bergerak menuju ke Gedung DPRD Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar.
Menurut Mukhtar Daeng Lau, salah satu inisiator gerakan, ratusan peserta aksi bakal dikerahkan pada agenda demonstrasi itu.
“Tetapi bisa saja jumlah pendemo bertambah, karena banyak elemen relawan yang dilibatkan, dan tentunya masing-masing memilki massa,” ujarnya, Rabu, 6 Maret 2024.
Mukhtar Daeng Lau menyampaikan, ada tiga tuntutan yang akan disampaikan, yakni mendukung penuh pelaksanaan hak angket, menolak Pilpres yang penuh dengan kecurangan, serta mendukung wacana pemakzulan Presiden Joko Widodo.
“Kita menginginkan kondisi NKRI yang kita cintai bersama ini kembali dalam kondisi stabil. Stabil ekonomi, politik, sosial dan budaya, serta di semua lini kehidupan berbangsa dan bernegara. Kalau sekarang, yang kita rasakan, aturan-aturan hukum dengan mudahnya dilabrak, kian hari penderitaan semakin dirasakan, dan kondisi sosial politik yang semakin tidak jelas,” terangnya.
Pada pekan lalu, gabungan relawan AMIN juga menggelar unjuk rasa di depan kantor KPU Sulawesi Selatan, menuntut dan mendukung pelaksanaan hak angket dalam rangka membongkar indikasi dugaan kecurangan Pilpres hingga isu pemakzulan Presiden Jokowi.