Penyebab Kulit Pemuda Asal Bombana Sultra Bersisik, Ini Kata Dokter Grandika

- Penulis Berita

Selasa, 15 Agustus 2023 - 07:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kulit pemuda asal Bombana, Sultra, yang berbisik, dikomentari dr Grandika.

Kulit pemuda asal Bombana, Sultra, yang berbisik, dikomentari dr Grandika.

Sultra, Pilarindonesia.com – Pada Juli 2023 lalu, jagat maya sempat dihebohkan dengan kabar seorang pemuda asal Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang kulitnya bersisik usai minum collagen pemutih merk Sheeby.

Namun ternyata setelah melalui pemeriksaan tim medis, sakit yang dideritanya bukan disebabkan oleh mengkonsumsi collagen tersebut, melainkan karena resep antibiotik yang mengandung steroid yang diduga memicu autoimun pada tubuh korban, sehingga menimbulkan reaksi kulitnya menjadi kering dan bersisik.

Berdasarkan penjelasan Dr. Grandika dalam akun Tiktok-nya @dr.grandika, penyakit yang diderita oleh pemuda tersebut merupakan Steven Johnson Syndrome (SJS) versi berat, yaitu Toxic Epidermal Neucrolysis, yang mana penyebabnya adalah alergi obat seperti antibiotik, Nonsteroidal Anti-inflammatory Drugs (NSAID), Antikonvulsan, bahkan Paracetamol.

Hingga saat ini, minuman collagen ini masih masuk dalam golongan makanan dan minuman, bukan termasuk golongan obat. Jadi, kalau mau meminum minuman kecantikan, kita harus tau dulu ada alergi atau tidak, dan penting juga produk tersebut harus jelas, aman dan pastinya sudah ada izin BPOM,”  ujar dr Grandika, dalam akun Tiktok yang diunggah pada Jumat, 11 Agustus 2023 lalu.

Pemuda berinisial I (19), yang menjadi korban tersebut, mengaku mendapatkan produk Sheeby Beauty dari temannya, dan dikonsumsi tidak sesuai takaran, yakni tiga hari sekaligus langsung habis.

“Saya tidak tahu ternyata ini mengandung allergen, dan ketika itu kulit saya merah-merah, gatal-gatal dan langsung saya periksa ke puskesmas, dan di puskesmas tidak tahu diberi obat apa, intinya dikasih antibiotik kata dokternya biar menghilangkan racun, tapi ternyata malah makin parah ketika sudah dikasih obat antibiotik itu,” katanya.

Setelah kondisinya semakin parah, akhirnya dirujuk ke rumah sakit, dan benar kata dokter di rumah sakit tersebut bahwa penyakit yang dideritanya tersebut merupakan efek dari antibiotik yang memicu autoimunnya kambuh.

Karena kejadian itu menyangkut nama brand Sheeby, maka tim Sheeby juga sempat datang menjenguk korban ke kediamannya di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Kala itu, keadaan korban sudah membaik tapi masih dalam masa proses pemulihan.

“Produk Sheeby sudah resmi terdaftar di BPOM, dan sudah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI. Jadi, dipastikan produknya sangat aman untuk dikonsumsi,” terang pihak Sheeby melalui keterangannya.

Dari kasus ini, pembaca yang budiman, bisa mengambil pelajaran bahwa tidak ada sesuatu yang instan. Mengkonsumsi minuman untuk kecantikan pastinya boleh saja, apalagi jika produk tersebut mendapatkan sertifikasi dan bersertifikasi halal.

Namun, mengkonsumsinya harus sesuai dengan dosis anjuran. Selain itu, kita juga harus bisa mengenali kondisi tubuh kita sendiri sebelum mengkonsumsi sesuatu, dan juga mengenali kandungan apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi ke dalam tubuh kita. Ada baiknya, semua dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter ahli.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
KKN-PK Bonto Salluang Sosialisasi “Generasi Cerdas, Tunda Pernikahan Dini Anak”
KKN-PK 67 Bonto Salluang Perkenalkan CERDIK: Cegah Rabies, Disiplin, Kenali Risiko

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09