Pengamat Ini Ungkap Alasan Jokowi Tunjuk Sandi Jadi Menparekraf

- Penulis Berita

Kamis, 24 Desember 2020 - 12:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Indonesia Political Studies (IPS), Alfaris Thalib

Direktur Indonesia Political Studies (IPS), Alfaris Thalib

Jakarta, pilarindonesia.com  Belum selesai terjawab rasa penasaran publik mengapa Prabowo Subianto bisa masuk dalam Kabinet Indonesia Maju sebagai Menteri Pertahanan (Menhan). Kini secara mengejutkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Sandiaga Salahuddin Uno yang juga rival politiknya pada Pilpres 2019 menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf).

Terkait hal itu Pengamat Politik Indonesia Political Studies (IPS), Alfarisi Thalib angkat bicara. Ia membeberkan alasan mengapa Jokowi menunjuk Sandiaga Uno menggantikan Wishnutama sebagai Menparekraf.

Menurutnya, selain kapasitas yang dimiliki Sandi secara personal, alasan lain yang menjadi pertimbangan Jokowi memilih Sandi karena asas kolaborasi dan gotong royong. Apalagi dikatakannya saat ini, Indonesia masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Karenanya, Jokowi perlu merangkul semua pihak untuk berkolaborasi melawan Pandemi Covid-19.

“Karena untuk bisa melawan Pandemi Covid-19 saat ini, diperlukan kolaborasi semua anak negeri, tanpa harus membeda-bedakan kelompok tertentu, partai tertentu, kepentingan politik tertentu. Semuanya harus dirangkul. Baik dari partai atau pihak oposisi, maupun kelompok masyarakat yang berseberangan dengan pemerintah. Semuanya diajak bekerjasama, diajak memikirkan dan berkontribusi untuk melewati krisis ini, melewati pandemi dan pemulihan negeri,” kata Alfarisi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (24/12/20).

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Faris ini menambahkan, penunjukkan Sandi sebagai Menparekraf pada reshuffle pertama kabinet Indonesia Maju sudah sangat tepat.

“Ini merupakan harapan baru bagi dunia pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menghadapi Covid-19 saat ini,” pungkas Faris.

Faris menilai, secara personal Sandi memiliki expertise di leading sektor Kemenparekraf. Karena sejak lama Sandi konsisten bergerak meningkatkan kualitas UMKM, mengembangkan kapasitas pelaku usaha kreatif, mendorong produk-produk olahan ekonomi mikro dan kecil agar go Internasional.

“Sehingga dengan keahlian dan pengalaman inilah, diharapkan dapat memudahkan Sandi sebagai Menteri Parekraf untuk mendeteksi masalah-masalah apa yang sedang terjadi, dapat merumuskan kebijakan yang inovatif, dan dapat mengambil langkah-langkah yang tepat sasaran dalam memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif terutama di masa Pandemi Covid-19 saat ini,” tutur Faris.

Faris juga meyakini, kehadiran Sandi dalam Kabinet Indonesia Maju bisa mempercepat pemulihan dan normalisasi pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak akibat Covid-19. Sebab menurutnya, Sandi tak hanya sekedar milenial tapi juga punya pengalaman sehingga bisa diyakini mampu menciptakan inovasi dalam dunia pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

“Yang tidak hanya milenial, profesional dan berpengalaman, tetapi juga dapat membuat gebrakan-gebrakan inovasi bagi dunia pariwisata dan ekonomi kreatif,” tandas Faris.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09