Pemkot Parepare Mulai Penyuntikan Vaksin Covid-19 Hari Ini

- Penulis Berita

Selasa, 2 Februari 2021 - 08:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah perdana Disuntik Vaksin Covid-19. (Istimewa).

Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah perdana Disuntik Vaksin Covid-19. (Istimewa).

Parepare, Pilarindonesia.com–Pemerintah Kota Parepare mulai menggelar Pencanangan Vaksinasi Covid-19, di Lapangan Tenis, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Selasa, 2 Februari 2021.

Vaksinasi perdana ini dibuka resmi oleh Wali Kota Parepare, Taufan Pawe secara virtual. Sebanyak 13 pimpinan forkopimda dan pelayan kesehatan Kota Parare dipilih menjadi orang pertama penerima Vaksin Sinovac sebagai pertanda dimulainya proses vaksinasi Covid-19 di Kota Parepare. Meski demikian, sebanyak empat orang tidak lolos vaksinasi setelah melalui screening.

Sembilan orang pimpinan forkopimda yang lolos vaksinasi diantaranya Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah, Dandim 1405 Parepare Letkol Czi Arianto Wibowo, dan Asisten I Pemkot Parepare Sitti Aminah Amin.

“Dari 13 orang yang mendapat vaksin perdana ini. Empat diantaranya tidak lolos screening. Rata-rata hipertensi mereka tiba-tiba naik,” kata Kepala Bidang Pelayanan, Promosi dan SDK Dinas Kesehatan Kota Parepare, Kasna.

Ia menjelaskan, tak semua orang dapat disuntik vaksin Corona. Pasalnya, salah satu syarat penerima vaksin Corona adalah tubuh harus dalam kondisi sehat yang telah ditetapkan. Selain itu, orang yang telah sembuh maupun masih positif terinfeksi COVID-19 tidak memenuhi syarat untuk divaksin.

“Yang positif biasanya sudah mempunyai antibodi, antibodi tersebut adalah kekebalan atau imunitas terhadap COVID-19. Walaupun antibodi tersebut bisa turun, tetapi kita prioritaskan dulu yang belum terkena, sehingga akan mempunyai imunitas,” jelasnya.

Ia menambahkan, vaksinasi juga dilakukan serentak di 12 fasilitas kesehatan (faskes) yang telah memenuhi persyaratan. Delapan Puskesmas dan empat Rumah Sakit. Tenaga kesehatan dan pelayan publik akan menjadi kelompok pertama yang menerima vaksin. Saat ini jumlah orang yang telah diterima untuk vaksinasi, yakni sebanyak 1.744 orang.

“Setelah tahap pertama vaksin selesai, 14 hari kemudian kita kembali memberikan vaksin tahap kedua. 4.040 vaksin Sinovac COVID-19 yang kami terima ini memang untuk vaksinisasi dua tahap,” tambahnya.

Sementara Taufan Pawe memohon maaf karena tidak hadir secara langsung dikarenakan masih menjalani isolasi mandiri yang kini memasuki hari ke-9.

“Mohon maaf tidak bisa hadir secara langsung karena kondisi saya masih perlu ditangani secara medis. Dari hasil lab awal tercatat saya juga mengalami tipoid, namun dari hasil kontrol terakhir dihari ke-9 ini tipoid sudah tidak ada, namun virus covid-19 masih ada,” beber Taufan.

Lebih lanjut, Taufan Pawe menambahkan, pemberian vaksin atau vaksinasi ini merupakan salah satu upaya yang ditempuh pemerintah dalam mengatasi pandemi COVID-19.

“Vaksinasi COVID-19 yang dilakukan pemerintah secara bertahap kepada masyarakat secara gratis. Ini adalah kunci utama yang sangat menentukan kebangkitan bangsa pascapandemi. Hal ini merupakan sebuah langkah penting, langkah bersama kita untuk mmebawa bangsa kita keluar dari pandemi, memberikan perlindungan kesehatan dan keselamatan kepada rakyat kita serta mepercepat pemulihan ekonomi,” jelas Taufan.

Terkait pencanangan vaksinasi Covid-19, Taufan Pawe berterimakasih kepada tim gugus dan forkopimda yang telah ikut membantu menyukseskan kegiatan itu.

“Pemberian vaksinasi ini merupakan langkah pemerintah dalam mengahadapi covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini, pada kesempatan ini saya berterima kasih kepada tim gugus dan forkompimda karena semangatnya tidak pernah redup membantu pemerintah dalam menghadapi situasi covid-19 di Parepare,” terangnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pasca Pertemuan Ulama di Istana Kepresidenan, Ustadz Bachtiar Nasir Berikan Catatan Kritis Soal Board of Peace
Seluruh Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Operasi SAR di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Ditutup
Sudah 9 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Sulsel
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Basarnas Segera Serahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi
Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Medan yang Cukup Ekstrem
Operasi Pencarian Hari ke-4, Tim SAR Gabungan Fokus Penyisiran Berdasarkan Titik Koordinat Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
Tim SAR Gabungan Temukan Barang Milik Korban dan Bagian Pesawat di Lokasi Jatuhnya ATR 42-500
Lembaga Amil Zakat Nasional Bersama Pemkot Makassar Bahas Program Pengentasan Kemiskinan

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:03

Kampung Qur’an Makassar Rutin Gelar Majelis Perbaikan Bacaan di Masjid Wihdatul Ummah

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:42

Akhiri Safari Dakwah, Penulis Buku Ensiklopedia Ruqyah Asal Yordania Memberikan Nasihat Berharga kepada Kalangan Peruqyah di Makassar

Jumat, 10 Oktober 2025 - 22:52

Peresmian Masjid Umar Al-Faruq Milik RJA Dihadiri Wali Kota Makassar dan Imam Masjid dari Jeddah

Kamis, 18 September 2025 - 04:20

General Lecture Psikologi Islam & Psikologi ESQ Bersama Fatimah Abdullah & Ary Ginanjar: Jejak Pemikiran Prof. Malik Badri Menembus Zaman

Selasa, 19 Agustus 2025 - 12:09

Dewan Da’wah Pusat Kembali Terjunkan Da’i ke Sejumlah Wilayah Pelosok di Sulawesi Selatan

Minggu, 20 Juli 2025 - 22:09

MPLS SMP IT Wahdah Islamiyah Makassar, dari Grogi jadi Happy

Minggu, 20 Juli 2025 - 07:22

Ikatan Keluarga Darul Huffadh Cabang Makassar Gelar MHQ di Asrama Haji Sudiang

Selasa, 15 Juli 2025 - 00:20

Antara Masjid Nabi dan Masjid Modern Kaum Muslimin Sekarang

Berita Terbaru