Makassar, Pilarindonesia.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan mengeluarkan maklumat perihal bencana alam banjir dan longsor yang terjadi di beberapa daerah.

“Sebagai bentuk ta’awun dan empati kita kepada saudara-saudara kita yang ditimpa musibah, mari kita salurkan bantuan material yang dapat dimanfaatkan oleh mereka melalui lembaga yang terpercaya, atau langsung kepada kerabat, sanak famili yang dekat, yang terkait dengan bencana tersebut,” tulis maklumat yang ditandatangani Ketua MUI Sulsel, Prof. Dr. KH. Najamuddin, MA.
Selain iu, MUI meminta kepada seluruh masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya yang berada di daerah rawan bencana agar mawas diri dan melakukan mitigasi bencana untuk mengantisipasi potensi jatuhnya banyak korban.
MU menyampaikan tentang perlunya menjaga ekosistem lingkungan yang sehat dan bersih, menghindari dan menjauhi pengrusakan yang terjadi akibat ulah tangan manusia sebagaimana yang disinyalir dalam Kitab Suci Alqur’an, surah Ar-Rum, ayat 41, yang berbunyi: telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
MUI juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para imam-imam shalat di masjid untuk mendoakan para korban bencana alam agar diberikan jalan keluar dari musibah tersebut.
“Dan juga mendoakan agar Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya Provinsi Sulawesi Selatan agar terhindar dari musibah dan bencana alam. Kepada korban dan seluruh keluarganya, semoga diberikan kekuatan untuk mengambil hikmah dari musibah ini. Menghadapinya dengan ketabahan dan kesabaran. Semoga menambah dan meningkatkan derajat ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pesan MUI.