MUI dan Ormas Islam Sulsel Bersatu Tolak THM W Super Club

- Penulis Berita

Jumat, 31 Mei 2024 - 03:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Sulsel saat memberikan keterangan kepada media terkait kasus W Super Club, belum lama ini.

Aktivis Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Sulsel saat memberikan keterangan kepada media terkait kasus W Super Club, belum lama ini.

Makassar, Pilarindonesia.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel telah mengeluarkan pernyataan sikap yang menolak kehadiran tempat hiburan malam (THM) W Super Club, milik pengacara Hotman Paris, di Kota Makassar.

Tempat itu dinilai MUI berpotensi menjadi corong hadirnya berbagai macam kemaksiatan.

Melalui Komisi Fatwa MUI Sulsel, dengan nomor surat DP.P.XXI/V/Tahun 2024 tentang W Super Club Makassar.

Berikut isi pernyataan sikap yang ditanda tangani Ketua MUI Sulsel, Prof. Dr. KH. Najamuddin, MA., tersebut.

Dengan rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta salawat kepada Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi Wassalam, Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan dengan ini menyampaikan:

Bahwa viralnya video Hotman Paris yang meresmikan W Super Club Makassar pada Tanggal 27 Mei 2024, dengan mengajak masyarakat Makassar berdansa hingga akhir zaman.

Dan mengingat bahwa masyarakat Provinsi Sulawesi Selatan dan Kota Makassar dikenal dengan masyarakat yang religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai dan budaya siri dan melebbi, maka MUI Sulawesi Selatan dengan ini menyatakan sikap:

1. Menolak hadirnya W Super Club Makassar sebagai pusat clubbing terbesar di Makassar.

2. Menghimbau kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk memperhatikan dan mengevaluasi izin W Super Club Makassar tersebut. Mengingat jarak antara Masjid Kubah 99 Asmaul Husna yang sangat dekat. Hal ini akan mencederai icon agamis yang sangat menarik pemandangan para wisatawan.

3. Mengimbau kepada umat Islam bahwa memasuki tempat-tempat tersebut adalah haram, sebagaimana keharaman kemaksiatan lainnya seperti makan bangkai, babi, perbuatan zina dan lain-lain.

4. Kepada para investor yang ingin membangun tempat-tempat seperti ini agar menghargai umat di sekitar, hendaknya mencari tempat yang tidak mengganggu ketentraman masyarakat.

5. Kepada pemerintah untuk membuat regulasi dan peraturan yang ketat dalam pemberian izin tempat-tempat hiburan, apalagi sebagai clubbing terbesar di suatu daerah.

Demikian Pernyataan Sikap ini dibuat untuk diperhatikan oleh semua pihak dalam hal ini pemerintah, investor dan umat Islam.

Kamis kemarin, sejumlah ormas Islam yang berhimpun di bawah Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Sulsel, juga telah menyampaikan sikap penolakan terhadap kehadiran W Super Club di Kota Makassar.

Ustadz Muhammad Ikhwan Jalil selaku juru bicara FUIB Sulsel, meminta pihak berwenang untuk segera mencabut izin operasional W Super Club dan tempat-tempat sejenisnya.

”Karena sangat potensial untuk menjerumuskan penduduk Makassar khususnya generasi muda pada kerusakan moral,” tegasnya.

Rencananya setelah shalat Jumat, hari ini, Ormas Islam akan menggelar audiens dengan pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di kantor Kesbangpol Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09