Pengungsi Ceritakan Detik-detik saat Gempa Mengguncang Sulbar

- Penulis Berita

Kamis, 21 Januari 2021 - 08:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kandang ayam dijadikan tempat mengungsi korban gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat.

Kandang ayam dijadikan tempat mengungsi korban gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat.

Mamuju, Pilarindonesia.com – Suara atap berderak disusul guncangan hebat mengejutkan keluarga Irwansyah (35), di Desa Tampalang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, pada Jumat (15/1/2021), dini hari, kala itu.

Saat itu, ia sedang berada di pulau tempat ia mencari kerja. Ibunya jadi korban meninggal dunia di rumah akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Sementara saudari kandungnya mengalami luka di bagian tungkai, kepala, sementara istrinya tak bisa berdiri.

“Ibu meninggal dunia, tak sempat ketemu saya,” kata Irwansyah, kepada relawan Wahdah Islamiyah, beberapa hari yang lalu menemuinya.

Irwansyah melihat berbagai bangunan di sekitarnya seperti terangkat akibat diguncang gempa bumi yang begitu dahsyat. Ia sendiri memilih tetap bertahan kendati firasat merasakan adanya anggota keluarganya yang menjadi korban.

Sementara itu, ayah Irwansyah, yang berada di dalam rumah, memutuskan keluar melindungi anaknya, menantu serta cucu-cucunya. “Jika atap roboh, paling tidak tubuhnya yang lebih dulu tertimpa reruntuhan,” begitu gumamnya.

Orang-orang berhamburan keluar membuat jalanan macet. Mereka panik, berteriak, dan menangis dalam guyuran hujan dan gelap.

“Wah, kacau itu malam, sudah amburadul semua orang lari, orang teriak-teriak, mi,” tutur Irwansyah.

Beberapa saat setelah kejadian, Irwansyah tiba di rumah setelah melakukan perjalanan beberapa jam. Ia sendiri melihat beberapa rumah tetangganya roboh. Ia dan keluarganya akhirnya memutuskan untuk mengungsi di dataran tinggi, tepatnya di sebuah tepian kebun milik warga sekitar.

Dari pantauan relawan di lokasi, ia memilh mengungsi di kandang ayam bersama 14 kepala Keluarga lainnya. Ia berpesan, jika ada bantuan yang masuk, ia sangat membutuhkan sembako, perlengkapan bayi dan juga kebutuhan wanita. “Kami juga butuh tim medis, kalau ada,” pungkasnya.

Laporan: Zulkifli Tri Darmawan, relawan Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pasca Pertemuan Ulama di Istana Kepresidenan, Ustadz Bachtiar Nasir Berikan Catatan Kritis Soal Board of Peace
Seluruh Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Operasi SAR di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Ditutup
Sudah 9 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Sulsel
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Basarnas Segera Serahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi
Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Medan yang Cukup Ekstrem
Operasi Pencarian Hari ke-4, Tim SAR Gabungan Fokus Penyisiran Berdasarkan Titik Koordinat Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
Tim SAR Gabungan Temukan Barang Milik Korban dan Bagian Pesawat di Lokasi Jatuhnya ATR 42-500
Sudah 2 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Pencarian Terkendala Cuaca dan Medan yang Ekstrem

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:03

Kampung Qur’an Makassar Rutin Gelar Majelis Perbaikan Bacaan di Masjid Wihdatul Ummah

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:42

Akhiri Safari Dakwah, Penulis Buku Ensiklopedia Ruqyah Asal Yordania Memberikan Nasihat Berharga kepada Kalangan Peruqyah di Makassar

Jumat, 10 Oktober 2025 - 22:52

Peresmian Masjid Umar Al-Faruq Milik RJA Dihadiri Wali Kota Makassar dan Imam Masjid dari Jeddah

Kamis, 18 September 2025 - 04:20

General Lecture Psikologi Islam & Psikologi ESQ Bersama Fatimah Abdullah & Ary Ginanjar: Jejak Pemikiran Prof. Malik Badri Menembus Zaman

Selasa, 19 Agustus 2025 - 12:09

Dewan Da’wah Pusat Kembali Terjunkan Da’i ke Sejumlah Wilayah Pelosok di Sulawesi Selatan

Minggu, 20 Juli 2025 - 22:09

MPLS SMP IT Wahdah Islamiyah Makassar, dari Grogi jadi Happy

Minggu, 20 Juli 2025 - 07:22

Ikatan Keluarga Darul Huffadh Cabang Makassar Gelar MHQ di Asrama Haji Sudiang

Selasa, 15 Juli 2025 - 00:20

Antara Masjid Nabi dan Masjid Modern Kaum Muslimin Sekarang

Berita Terbaru