Makassar Dapat Jatah Terbanyak Vaksin Covid-19

- Penulis Berita

Selasa, 5 Januari 2021 - 01:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Vaksin Corona. (SHUTTERSTOCK/solarseven).

Ilustrasi Vaksin Corona. (SHUTTERSTOCK/solarseven).

Makassar, Pilarindonesia–Vaksin Covid-19 Sinovac kini telah mulai disebar ke tiap provinsi di Indonesia. Termasuk di Sulawesi Selatan (Sulsel), pemerintah pusat menyalurkan 30.000 vaksin Covid-19 Sinovac yang telah tiba, pada pagi hari ini, Selasa 5 Januari 2021.

Vaksin tersebut di bawa ke Makassar pada hari ini melalui jalur udara. Adapun dengan jadwal penerbangan Jakarta-Makassar pada jam 01.30 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari  yang dikonfirmasi sebelumnya mengungkapkan, bahwa pendistribusian akan dilakukan secara bertahap. Provinsi Sulsel mendapat jatah sebanyak 66.640 unit vaksin Covid-19 dari pusat. Sebagai awal sekitar 30.000 unit terlebih dulu akan digunakan. Sementara sisanya diharapkan rampung tersalurkan sebelum tanggal 14 Januari.

“Jumlah vaksin yang akan disebarkan itu 66.640 unit dan ini jumlahnya sama dengan sasarannya. Adapun distribusi vaksin kita hari ini mulai akan masuk, Insya Allah datang ini 30.000, karena prosesnya ini bertahap,” ungkap Ichsan kepada awak media, Senin 4 Januari 2021.

Ichsan menyebut, bahwa ada beberapa kriteria penerima vaksin dan itu akan di- lauching pada tanggal 14 Januari 2021 mendatang. Namun, kata dia, yang akan diprioritaskan adalah tenaga kesehatan.

“Insyaallah, di-launching pada tanggal 14 Januari 2021 ini. Dan untuk saat ini sasaran untuk tahap pertama tenaga kesehatan,” beber Ichsan.

Sementara dari puluhan ribu vaksin itu, lanjut Ichsan, jatah di tiap kabupaten/kota akan berbeda. Sebab, hal itu merujuk pada pertimbangan dari tiap daerah yang tergantung banyaknya tenaga kesehatan jadi sasaran vaksinasi.

Merujuk dari data Dinkes Sulsel, Kota Makassar mendapat jatah alokasi vaksin Covid-19 terbesar sebanyak 15.355. Disusul, Kabupaten Pangkep 3.151, kemudian Bone 2.775, lalu Wajo 2.385, dan Sidrap 2.269 vaksin Covid-19.

“Jumlahnya ini tentatif dii tiap kabupaten/kota). Artinya bisa berkurang, bisa bertambah. Karena sistem pendaftaran yang akan diberikan vaksinasi secara online mandiri. Jadi tenaga kesehatan mendaftar. Termasuk saya pun sudah mendaftar,” kata Ichsan.

Pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan di pusat pelayanan kesehatan yang tersebar di Sulsel, baik di rumah sakit dan puskemas. Ada sekitar 1.099 vaksinator dari tenaga medis dan administrasi yang telah dilatih selaku petugas pemberi vaksin.

Kendati begitu, Ichsan pun mengaku pihaknya sudah mengusulkan penambahan satu unit cold room sebagai wadah khusus penyimpanan khusus vaksin. Sementara untuk di tiap daerah, kata Ichsan, pihaknya telah mempersiapkan fasilitas serupa, meski cuma refrigerator/kulkas vaksin saja.

“Untuk kota Makassar kemungkinan akan dapat bantuan coldroom juga, karena Makassar ini besar kuota vaksinnya,” beber Ichsan.

Lebih jauh, Ichsan meminta masyarakat tidak khawatir dengan vaksin Covid-19. Apalagi penyiapannya sudah melalui berbagai uji klinis oleh pemerintah pusat.

“Kami minta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mengkhawatirkan vaksin ini, karena ini telah melalui sejumlah prosedur dengan berbagai uji klinis,” terangnya.

Supriadi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
KKN-PK Bonto Salluang Sosialisasi “Generasi Cerdas, Tunda Pernikahan Dini Anak”
KKN-PK 67 Bonto Salluang Perkenalkan CERDIK: Cegah Rabies, Disiplin, Kenali Risiko

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09