Mahasiswa Unhas ini Bantah Tudingan Mantan BEM Soal Akademisi Partisan

- Penulis Berita

Selasa, 13 Februari 2024 - 06:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalvin N. Pongkapadang,

Kalvin N. Pongkapadang,

Makassar, Pilarindonesia.com – Kalvin N. Pongkapadang, seorang mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, menyuarakan pembelaan terhadap aksi sejumlah Guru Besar dan dosen yang meminta Presiden Joko Widodo tetap berada pada koridor demokrasi yang benar.

Dia menegaskan sekaligus membantah tudingan yang menuduh bahwa itu adalah gerakan akademis partisan.

“Sangat disayangkan munculnya pernyataan yang dikeluarkan oleh para mantan presiden BEM kampus, yang mengaku aktivis tetapi malah melecehkan perjuangan akademisi. Malah mereka mengatakan gerakan civitas akademik yang mau menyelamatkan demokrasi, justru dituduh dan dituding sebagai partisan politik, serta sebagai alat perpanjangan tangan partai politik tertentu,” kata Kalvin melalui keterangan resminya, Selasa, 13 Februari 2024.

Dia mengatakan, para aktivis yang dulu nyaring menyuarakan kebenaran, dan kini telah berselingkuh dengan kekuasan, yang sejumlah faktanya, beberapa di antara mereka telah menjadi bagian dari tim sukses pasangan Capres dan Cawapres.

“Kita semestinya menjunjung tinggi peran guru, mentor atau orang yang memberikan bekal kepada kita dalam perjuangan. Jangan hanya karena berbeda pilihan politik dan berlindung di balik narasi Timses, sehingga harus menjadi kacung yang seolah militan dan menampar mentor yang telah membesarkannya. Jika memang mereka merasa bahwa tudingan mereka benar, maka dengan tegas, saya bersama teman-teman yang menginginkan demokrasi lebih baik, siap untuk membuka diskusi terbuka,” ujar Kalvin.

Sebelumnya, forum guru besar dan dosen Unhas Makassar meminta agar Presiden Joko Widodo dan jajarannya tetap berada pada koridor demokrasi yang benar.

Hal itu temuat dalam pernyataan sikap forum guru besar dan dosen Unhas untuk menyelamatkan demokrasi di Indonesia.
Guru Besar Arsitektur Fakultas Teknik Unhas Prof Triyatni Martosenjoyo yang membacakan petisi tersebut di selasar Gedung Rektorat Unhas, Jumat (2/2/2024).

Pernyataan sikap tersebut dibuat setelah mencermati perkembangan rangkaian pelaksanaan Pemilihan Umum (pemilu) dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024, tata kelola pemerintahan, serta kehidupan demokrasi secara nasional. Belakangan, aksi itu memunculkan pro dan kontra.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09