KIPI Sulsel: Kematian 2 Warga Bone Bukan Gegara Vaksin

- Penulis Berita

Kamis, 6 Januari 2022 - 21:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Pilarindonesia.com – Komite Daerah (Komda) Penanggulangan dan Pengkajian Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (PP KIPI) Sulawesi Selatan bersama dengan Komite Nasional (Komnas) PP KIPI, BPOM dan Kementerian Kesehatan, telah melakukan investigasi pengkajian terkait penyebab kematian dua warga di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Dalam kesimpulannya, Wakil Ketua Komda KIPI Sulawesi Selatan, dr Martira Maddeppungeng, menyampaikan bahwa kematian dua warga Bone tersebut, yakni Selleng (80), dan Andi Nur Widya (13), bukan karena vaksinasi Covid-19.

“Almarhum tuan S (Selleng) memiliki penyakit tekanan darah tinggi yang diduga disertai komplikasi dengan pendarahan hidung dan darah merembes dari mulut saat kejadian di rumah,” kata Martira kepada wartawan di ruangan kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Kamis, 6 Januari 2022.

Adapun penyebab kematian Andi Nur Widya, dia melanjutkan, diduga mengalami penyakit jantung bawaan lahir.
Kendati demikian, Martira memastikan bahwa baik Selleng maupun Andi Nur Widya telah mendapatkan penanganan di Puskesmas, dan pihak keluarga disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit.

“Namun keluarga menolak. Kematian tuan S dan pelajar S adalah koinsiden. Tidak terkait dengan vaksinasi (inkonsisten),” jelasnya.

Andi Nur Widya meninggal dunia pada 21 Desember 2021, setelah sekitar 20 hari melakukan vaksinasi, sedangkan Selleng wafat pada 26 Desember 2021, tiga hari setelah mendapat suntikan vaksin.

Namun pihak Komda KIPI Sulsel memastikan tim vaksinator telah melakukan skrening kepada kedua warga tersebut beserta dengan warga yang lainnya sebelum menyuntikkan vaksin.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Komunitas Mualaf Sulsel Lauching Mualafqu Center Indonesia di Gowa
Pasca Pertemuan Ulama di Istana Kepresidenan, Ustadz Bachtiar Nasir Berikan Catatan Kritis Soal Board of Peace
Seluruh Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Operasi SAR di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Ditutup
Sudah 9 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Sulsel
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Basarnas Segera Serahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi
Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Medan yang Cukup Ekstrem
Operasi Pencarian Hari ke-4, Tim SAR Gabungan Fokus Penyisiran Berdasarkan Titik Koordinat Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
Tim SAR Gabungan Temukan Barang Milik Korban dan Bagian Pesawat di Lokasi Jatuhnya ATR 42-500

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 00:21

Alumni Pesantren Darul Aman Gombara Makassar Juara Tilawah dan Hafalan Qur’an Tingkat Perguruan Tinggi di Malaysia

Minggu, 25 Januari 2026 - 06:58

Yayasan Al-Munir Wahdah Islamiyah Gowa Gelar Training Kepenulisan Jurnalistik, Diikuti 10 Sekolah dan Pesantren

Rabu, 14 Januari 2026 - 01:20

Mahasiswa KKN Unhas Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan di Lapangan

Kamis, 20 November 2025 - 14:28

UNIMUDA Sorong dan UNS Bersinergi Angkat Daya Saing UMKM Papua Lewat Teknologi Water Cleaner

Senin, 10 November 2025 - 11:03

Santri Life Fair 2025 Ponpes Darul Aman Gombara Makassar Terlaksana Sukses dan Cukup Meriah

Jumat, 7 November 2025 - 06:56

Lewat Kosabangsa, UNIMUDA Sorong–Universitas Papua Perkuat UMKM Malagusa

Kamis, 23 Oktober 2025 - 13:41

Ribuan Santri Bakal Ramaikan SITARUPA se-Indonesia Timur di Gedung Manunggal Makassar

Rabu, 22 Oktober 2025 - 23:58

Rahmat Anzari, Alumni Ponpes Darul Arqam Ponre Resmi Raih Gelar Doktor di Unhas

Berita Terbaru