Khatib Jumat Diimbau Bahas Tema Pembelaan Palestina

- Penulis Berita

Kamis, 20 Mei 2021 - 22:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pilarindonesia.com – Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI) menyampaikan sejumlah pernyataan dalam menyikapi krisis Palestina. Salah satunya adalah imbauan yang ditujukan kepada umat Islam di seluruh Indonesia pada pelaksanaan shalat Jumat, 21 Mei 2021, hari ini, agar serempak membahas soal pembelaan terhadap Palestina.

“Mengimbau para khatib di seluruh Indonesia untuk menyuarakan pembelaannya terhadap Palestina pada momen shalat Jumat sekaligus berdoa bersama untuk keselamatan warga Palestina. Selain itu melaksanakan shalat ghaib selepeas shalat Jumat untuk para syahid,” ungkap Ketua KISDI, KH Abdurrasyid Abdullah Syafi’i, saat konferensi pers di Aula Masjid Al Furqan, Jalan Kramat Raya 45, Jakarta Pusat, Kamis (20/5/2021).

Kemudian, jika memungkinkan para jamaah shalat Jumat di masjid-masjid seluruh Indonesia untuk sukarela menggunakan syal Palestina ketika shalat Jumat.

“Setelah itu bersama-sama dengan pihak DKM (pengurus masjid) menyatakan sikap untuk membela Palestina dan merekamnya melalui alat komunikasi lalu menyebarkannya,” kata Kiai Rasyid.

Pada kesempatan ini, KISDI menyampaikan sikap tegas mengutuk keras serangan biadab penjajah Israel ke Masjid Al-Aqsha dan umat Islam di Tepi Barat serta agresi militer ke Gaza Palestina.

Untuk menyelesaikan krisis Palestina ini, KISDI mendesak pemerintah Indonesia untuk memberikan langkah konkret untuk membela Palestina.

“Pemerintah Indonesia harus segera melakukan lobi-lobi yang lebih konkret dengan dunia internasional untuk memberikan sanksi kepada Israel yang kembali melakukan kejahatan kemanusiaan dan melanggar konvensi internasional soal Jerussalem Timur dan Masjid Al-Aqsha,” jelas Kiai Rasyid.

Selanjutnya, KISDI mendesak pemerintah Indonesia untuk segera mengirimkan tentara perdamaian untuk membantu Palestina dalam menghentikan segala bentuk penjajahan.

Tak lupa, KISDI juga mendesak lembaga-lembaga internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Liga Arab dan Komunitas HAM internasional agar mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan Masjid Al-Aqsha dan Palestina kemudian menjatuhkan sanksi atas tindakan teroris Israel.

Sebagai langkah konkret melawan gerakan ekonomi Israel, KISDI mengimbau umat Islam memboikot produk Israel dan sekutunya.

“KISDI juga mengimbau umat Islam untuk memberikan bantuan kemanusiaan seperti obat-obatan, bahan makanan dan lainnya ke Palestina melalui lembaga-lembaga kemanusiaan yang terpercaya,” jelas Kiai Rasyid yang juga dikenal sebagai Pimpinan As Syafi’iyah itu.

Konfrensi pers KISDI yang dipandu HM Mursalin itu dihadiri oleh para tokoh Islam seperti Ustaz Adian Husaini (Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia), Ustaz Nashirul Haq (Ketua Umum DPP Hidayatullah), KH Cholil Ridwan (Mantan Ketua MUI), KH Muhammad Al Khaththath (Sekjen FUI), dan lain sebagainya.

Untuk diketahui, KISDI adalah organisasi yang didirikan oleh para ulama dan tokoh pergerakan Islam dan diresmikan oleh “Bapak NKRI” Mohammad Natsir pada tahun 1984 di Masjid Al Barkah As Syafiiyah, Tebet, Jakarta Selatan. Saat itu, putra ulama kharismatik KH Abdullah Syafii yaitu KH Abdul Rasyid Abdullah Syafii diangkat menjadi Ketua KISDI dengan didampingi para tokoh seperti almarhum Ahmad Sumargono atau yang akrab disapa Bang Gogon.

Berkat kinerja para tokoh KISDI khususnya Ahmad Sumargono yang dikenal aktif dalam pergerakan KISDI sejak era 80an, membuat organisasi tersebut dikenal luas sebagai gerakan yang aktif mengawal isu-isu di dunia Islam baik dalam maupun luar negeri.

Meski sempat vakum pasca wafatnya Ahmad Sumargono, saat ini KISDI melalui Ketuanya KH Abdul Rasyid Abdullah Syafii bersama sejumlah tokoh Islam tergerak untuk bisa aktif kembali, terlebih ada masalah Palestina yang memerlukan perhatian luas dari umat Islam khususnya di Indonesia.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pasca Pertemuan Ulama di Istana Kepresidenan, Ustadz Bachtiar Nasir Berikan Catatan Kritis Soal Board of Peace
Seluruh Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Operasi SAR di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Ditutup
Sudah 9 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Sulsel
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Basarnas Segera Serahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi
Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Medan yang Cukup Ekstrem
Operasi Pencarian Hari ke-4, Tim SAR Gabungan Fokus Penyisiran Berdasarkan Titik Koordinat Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
Tim SAR Gabungan Temukan Barang Milik Korban dan Bagian Pesawat di Lokasi Jatuhnya ATR 42-500
Lembaga Amil Zakat Nasional Bersama Pemkot Makassar Bahas Program Pengentasan Kemiskinan

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:03

Kampung Qur’an Makassar Rutin Gelar Majelis Perbaikan Bacaan di Masjid Wihdatul Ummah

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:42

Akhiri Safari Dakwah, Penulis Buku Ensiklopedia Ruqyah Asal Yordania Memberikan Nasihat Berharga kepada Kalangan Peruqyah di Makassar

Jumat, 10 Oktober 2025 - 22:52

Peresmian Masjid Umar Al-Faruq Milik RJA Dihadiri Wali Kota Makassar dan Imam Masjid dari Jeddah

Kamis, 18 September 2025 - 04:20

General Lecture Psikologi Islam & Psikologi ESQ Bersama Fatimah Abdullah & Ary Ginanjar: Jejak Pemikiran Prof. Malik Badri Menembus Zaman

Selasa, 19 Agustus 2025 - 12:09

Dewan Da’wah Pusat Kembali Terjunkan Da’i ke Sejumlah Wilayah Pelosok di Sulawesi Selatan

Minggu, 20 Juli 2025 - 22:09

MPLS SMP IT Wahdah Islamiyah Makassar, dari Grogi jadi Happy

Minggu, 20 Juli 2025 - 07:22

Ikatan Keluarga Darul Huffadh Cabang Makassar Gelar MHQ di Asrama Haji Sudiang

Selasa, 15 Juli 2025 - 00:20

Antara Masjid Nabi dan Masjid Modern Kaum Muslimin Sekarang

Berita Terbaru