Kementerian PPA Ajak Muslimah Wahdah Islamiyah Bersinergi

- Penulis Berita

Minggu, 24 Oktober 2021 - 04:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pilarindonesia.com – Muslimah Wahdah Islamiyah mengadakan kegiatan Webinar dan Silaturahmi Nasional bertajuk “Peran Perempuan dalam Pendidikan dan Perlindungan Anak Indonesia”, Sabtu (23/10/2021).

Hadir sebagai pembicara, yakni Dra. Eko Novi Ariyanti R.D, M.Si., yang merupakan Asisten Deputi Peningkatan Partisipasi Lembaga Profesi dan Dunia Usaha dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

Dalam pemaparannya di room virtual selama kurang lebih 40 menit, Eko Novi menjelaskan urgensi pengasuhan.

Menurutnya, pengasuhan anak merupakan pusat pembangunan nasional untuk mendapat SDM berkualitas dan sejalan dengan prinsip SDGs.

Eko Novi menyebut, penduduk Indonesia didominasi oleh generasi milenial dan gen Z yang merupakan penduduk kelompok anak, remaja dan pemuda.

“Banyak sekali permasalahan anak, salah satunya adalah angka kekerasan, di mana satu dari lima anak perempuan dan satu dari tiga anak laki-laki mengalami kekerasan fisik,” bebernya.

Pose bersama usai kegiatan webinar dan silaturrahim nasional.

Eko Novi melanjutkan, belum lagi masalah di tengah pandemi Covid-19, terdata sebanyak 58 persen anak merasa tidak senang saat menjalani proses belajar di rumah karena sulit berinteraksi dengan teman-temannya. Selain itu, sebanyak 57 persen perempuan mengalami peningkatan stres dan kecemasan akibat bertambahnya beban pekerjaan rumah tangga dan pengasuhan.

Eko Novi menyampaikan bahwa setiap anak mendapatkan pengasuhan positif dengan dua indikator, yakni anak diasuh oleh orangtua maupun orangtua pengganti, tidak hanya kuantitas tetapi juga kualitas pengasuhan.

Untuk bisa mewujudkan indikator ini butuh dukungan dari banyak pihak, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama dan ormas berbasis komunitas. Kepentingan terbaik bagi anak menjadi pertimbangan utama dan mempertimbangkan tahapan tumbuh kembang anak.

Sehingga peran perempuan ibu dalam peningkatan menjadi prioritas dalam pergerakan bangsa.

“Peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan pengasuhan anak menempati urutan kedua dari lima arahan Presiden Republik Indonesia, sehingga topik ini harus menjadi prioritas dalam pergerakan bangsa,” jelas Eko Novi.

Untuk itu, dia mengajak kepada seluruh elemen untuk bersinergi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak, termasuk Muslimah Wahdah Islamiyah.

Eko Novi menganggap, Muslimah Wahdah Islamiyah sebagai ormas yang berbasis komunitas untuk bisa membantu menyuarakan topik ini hingga ke lapisan masyarakat bawah.

Adapun Ketua Umum Wahdah Islamiyah, H. Dr. Zaitun Rasmin, Lc, MA., yang didaulat sebagai keynote speaker, memaparkan tentang perlunya sebuah upaya dalam pendidikan di masa yang akan datang.

“Pendidikan tidak semata-mata dalam makna umum, sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Namun, pendidikan dalam hal ini harus menyuluruh, menyentuh seluruh aspek kehidupan, melahirkan pembangunan manusia seutuhnya, baik dalam aspek kognitif/akal, jasmani, dan tentu saja menyentuh aspek ruhiyah yang merupakan unsur terpenting dari diri manusia,” jelasnya saat pembukaan kegiatan.

Ustadz Zaitun mengatakan, pihaknya saat ini berusaha merangkum seluruh konsep pendidikan ke dalam lingkup kegiatan dan program Wahdah Islamiyah yang bisa disumbangkan untuk bangsa.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Komunitas Mualaf Sulsel Lauching Mualafqu Center Indonesia di Gowa
Pasca Pertemuan Ulama di Istana Kepresidenan, Ustadz Bachtiar Nasir Berikan Catatan Kritis Soal Board of Peace
Seluruh Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Operasi SAR di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Ditutup
Sudah 9 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Sulsel
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Basarnas Segera Serahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi
Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Medan yang Cukup Ekstrem
Operasi Pencarian Hari ke-4, Tim SAR Gabungan Fokus Penyisiran Berdasarkan Titik Koordinat Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
Tim SAR Gabungan Temukan Barang Milik Korban dan Bagian Pesawat di Lokasi Jatuhnya ATR 42-500

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 00:21

Alumni Pesantren Darul Aman Gombara Makassar Juara Tilawah dan Hafalan Qur’an Tingkat Perguruan Tinggi di Malaysia

Minggu, 25 Januari 2026 - 06:58

Yayasan Al-Munir Wahdah Islamiyah Gowa Gelar Training Kepenulisan Jurnalistik, Diikuti 10 Sekolah dan Pesantren

Rabu, 14 Januari 2026 - 01:20

Mahasiswa KKN Unhas Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan di Lapangan

Kamis, 20 November 2025 - 14:28

UNIMUDA Sorong dan UNS Bersinergi Angkat Daya Saing UMKM Papua Lewat Teknologi Water Cleaner

Senin, 10 November 2025 - 11:03

Santri Life Fair 2025 Ponpes Darul Aman Gombara Makassar Terlaksana Sukses dan Cukup Meriah

Jumat, 7 November 2025 - 06:56

Lewat Kosabangsa, UNIMUDA Sorong–Universitas Papua Perkuat UMKM Malagusa

Kamis, 23 Oktober 2025 - 13:41

Ribuan Santri Bakal Ramaikan SITARUPA se-Indonesia Timur di Gedung Manunggal Makassar

Rabu, 22 Oktober 2025 - 23:58

Rahmat Anzari, Alumni Ponpes Darul Arqam Ponre Resmi Raih Gelar Doktor di Unhas

Berita Terbaru