Kala Teater Tampilkan Postpartum di Acara 50 Tahun Festival Teater Jakarta

- Penulis Berita

Senin, 27 November 2023 - 12:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sutradara dan penulis naskah, Nurul Inayah, memberikan penjelasan tentang pertunjukan Postpartum, yang ditampilkan di Teater Luwes Institut Kesenian Jakarta, Jumat 23/11/2023 lalu.

Sutradara dan penulis naskah, Nurul Inayah, memberikan penjelasan tentang pertunjukan Postpartum, yang ditampilkan di Teater Luwes Institut Kesenian Jakarta, Jumat 23/11/2023 lalu.

Jakarta, Pilarindonesia.com – Merayakan 50 tahun Festival Teater Jakarta (FTJ), Kala Teater tampil membawakan pertunjukan Postpartum, di Teater Luwes Institut Kesenian Jakarta, pada Jumat pekan lalu (23/11/2023).

Sutradara dan penulis naskah, Nurul Inayah, mengatakan Postpartum telah dipentaskan di Kota Makasar dan di dua kabupaten di Sulawesi Selatan, yang tergolong sebagai daerah dengan tingkat pernikahan anak yang cukup tinggi.

Dia menyampaikan, pertunjukan itu mengungkapkan kisah-kisah depresi pasca kelahiran yang kerap dialami perempuan setelah menjadi ibu baru. Penyebab depresi pasca kelahiran disebabkan oleh faktor yang berlapis, seperti perubahan besar pada hormon serta kondisi fisik dan mental, dan kecenderungan membebankan tanggung jawab pengasuhan hanya kepada ibu.

Naya, sapaannya, menjelaskan dengan adanya konstruksi yang terbangun di masyarakat mengenai standar menjadi ibu baik, juga merupakan kontributor yang berperan terjadinya depresi pasca kelahiran pada ibu.

“Adanya konstruksi tersebut membuat orang-orang merasa memiliki otoritas untuk memberikan komentar negatif terhadap pola asuh. Bahkan, terkadang tidak sedikit yang mengomentari perubahan fisik yang dialami ibu baru,” tuturnya melalui rilis, Senin (27/11/2023).

Pertunjukan Postpartum sendiri menawarkan perihal kisah dan perasaan para ibu yang tidak selamanya indah.

Berdasarkan hasil riset terhadap 69 ibu dengan pengalamannya saat pasca kelahiran, rasa kelelahan, sedih, merasa bersalah, cemas, takut, merasa sendirian, menerima komentar negatif, banyak dirasakan ibu muda, dan hal tersebut cenderung terabaikan.

Naya menyebut, hal inilah yang disodorkan di atas panggung sebagai bentuk kampanye tentang pentingnya memperhatikan isu kesehatan mental ibu pasca kelahiran.

“Kami membawa isu ini sebagai refleksi bagi kita untuk menjadi lingkungan yang nyaman dan aman bagi semua ibu baru. Ini adalah permulaan untuk memperkenalkan bahwa postpartum itu ada. Juga untuk memicu kepekaan masyarakat agar dapat memberikan dukungan positif kepada ibu,” terang Naya.

Adapun yang terlibat dalam pertunjukan itu, selain Nurul Inayah, sosok lainnya, masing-masing Dramaturg Shinta Febriany, Dwi Lestari Johan, Rifka Rifai Hasan, Aprilia Maharani, Sabri Sahafuddin, Arman Dewarti, Dwi Saputra Mario, Iqbal Naspa dan Sukma Sillanan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09