Jalan Terputus Akibat Longsor, Relawan Wahdah Islamiyah Jalan Kaki Antar Bantuan untuk Korban Gempa Majene

- Penulis Berita

Rabu, 20 Januari 2021 - 07:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan Wahdah Islamiyah Jalan Kaki Antar Bantuan untuk Korban Gempa Majene. (Istimewa).

Relawan Wahdah Islamiyah Jalan Kaki Antar Bantuan untuk Korban Gempa Majene. (Istimewa).

Majene, Pilarindonesia.com— Dalam rangka membantu para pengungsi korban gempa bumi di Kabupaten Majene, 13 orang relawan Wahdah Islamiyah pejalan kaki tiba di posko pengungsian di Desa Tandealo, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene.

Perjalanan sekitar tujuh jam itu menguras tenaga relawan. Pasokan yang diberikan tak seberapa. Beberapa bahan makanan, termasuk sejumlah pasokan logistik setidaknya mampu menghilangkan lapar dan dahaga warga setelah beberapa hari menunggu kepastian kedatangan logistik.

Kendaraan tidak bisa tembus ke wilayah itu akibat longsor. Mobil relawan terpaksa diparkir di Dusun Kabiraan. Selanjutnya berjalan kaki menuju lokasi terdampak gempa.

“Kami menyebar bantuan logistik langsung ke lokasi itu. Tak mudah memang karena jalan utama tertutup longsor. Posko pengungsian di Desa Tandealo sekitar 1.800 jiwa. Sementara warga disana ada enam Desa yang terisolir,” kata Relawan Wahdah Islamiyah, Armansyah, dalam keterangannya Rabu 20 Januari 2021.

Armansyah bersama tim memulai perjalanan ke wilayah pegunungan itu sejak pukul 14.30 wita. Mereka singgah beristirahat di tengah perjalanan karena kondisi sudah gelap. Tepatnya di Dusun Taukong.

Bantuan yang mereka bawa antara lain bahan makanan pokok dan bahan bakar.

Penyaluran bantuan ke Barak Pengungsian bersama relawan seharian berjalan kaki. Tiba di pos pengungsian, relawan disambut warga dengan wajah bahagia. Meski pun, bantuan yang bisa sampai tak bisa meng-cover seluruh kebutuhan yang ada.

“Sebenarnya, jika keadaan normal, perjalanan dengan kendaraan hanya menempuh waktu sebentar. Tapi karena kondisi yang tak memungkinkan, jalan putus, makanya kami harus mengambil solusi ini. Mau tidak mau harus ditempuh dengan jalan kaki dan memakan waktu,” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang diterima di lapangan, Arman menjelaskan, logistik kemudian didatangkan kembali dari arah Majene. Satu unit armada mengangkut logistik dan bahan bakar untuk warga. Relawan kemudian diangkut dengan menggunakan motor racing yang didesain di area lumpur untuk memudahkan perjalanan.

“Jadi untuk menambah pasokan, kita pakai motor selama dua jam. Dibawah sudah ada menunggu satu unit armada pengangkut logistik jadi warga yang angkut ke atas. Kalau jalan kaki bisa memakan waktu yang lama,” jelas Arman.

Untuk diketahui, terputusnya akses membuat bantuan bahan makanan tersendat. Warga masih banyak mengungsi dan belum dapat bekerja kembali. (*)

Supriadi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pasca Pertemuan Ulama di Istana Kepresidenan, Ustadz Bachtiar Nasir Berikan Catatan Kritis Soal Board of Peace
Seluruh Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Operasi SAR di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Ditutup
Sudah 9 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Sulsel
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Basarnas Segera Serahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi
Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Medan yang Cukup Ekstrem
Operasi Pencarian Hari ke-4, Tim SAR Gabungan Fokus Penyisiran Berdasarkan Titik Koordinat Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
Tim SAR Gabungan Temukan Barang Milik Korban dan Bagian Pesawat di Lokasi Jatuhnya ATR 42-500
Lembaga Amil Zakat Nasional Bersama Pemkot Makassar Bahas Program Pengentasan Kemiskinan

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:03

Kampung Qur’an Makassar Rutin Gelar Majelis Perbaikan Bacaan di Masjid Wihdatul Ummah

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:42

Akhiri Safari Dakwah, Penulis Buku Ensiklopedia Ruqyah Asal Yordania Memberikan Nasihat Berharga kepada Kalangan Peruqyah di Makassar

Jumat, 10 Oktober 2025 - 22:52

Peresmian Masjid Umar Al-Faruq Milik RJA Dihadiri Wali Kota Makassar dan Imam Masjid dari Jeddah

Kamis, 18 September 2025 - 04:20

General Lecture Psikologi Islam & Psikologi ESQ Bersama Fatimah Abdullah & Ary Ginanjar: Jejak Pemikiran Prof. Malik Badri Menembus Zaman

Selasa, 19 Agustus 2025 - 12:09

Dewan Da’wah Pusat Kembali Terjunkan Da’i ke Sejumlah Wilayah Pelosok di Sulawesi Selatan

Minggu, 20 Juli 2025 - 22:09

MPLS SMP IT Wahdah Islamiyah Makassar, dari Grogi jadi Happy

Minggu, 20 Juli 2025 - 07:22

Ikatan Keluarga Darul Huffadh Cabang Makassar Gelar MHQ di Asrama Haji Sudiang

Selasa, 15 Juli 2025 - 00:20

Antara Masjid Nabi dan Masjid Modern Kaum Muslimin Sekarang

Berita Terbaru