Soppeng, Pilarindonesia.com – Innalillahi wa inna Ilaihi roji’un. Semmaing, warga Desa Lompulle, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, yang terseret arus banjir akibat meluapnya Sungai Walanae, Kamis petang kemarin, akhir ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi.

Mayat pria berusia 75 tahun itu ditemukan warga pada Jumat pagi, 5 Juli 2024, sekitar pukul 07.00 WITA.
“Penemuan mayatnya tidak jauh dari lokasi tenggelamnya,” kata Humas Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Soppeng, Rudinang.
Setelah ditemukan, sejumlah warga kemudian mengevakuasi jenazah Semmaing, lalu diserahkan ke keluarganya untuk dilakukan proses pemakaman.
Semmaing hanyut terbawa arus setelah berusaha menolong istrinya yang terperosok di pinggir jalanan yang sudah dipenuhi air, tepatnya di jalanan yang menjadi penghubung dari Desa Lompulle menuju Desa Leworeng.
Kecamatan Ganra menjadi salah satu wilayah yang terendam banjir selain di Kecamatan Lilirilau dan Kecamatan Citta.
Rudinang memastikan banjir sudah berangsur surut, dan cuaca juga mulai cerah.
BPBD Soppeng saat ini tengah mendata korban jiwa serta jumlah kerugian yang diakibatkan dari musibah banjir tersebut.