Innalillahi… Kebakaran Rumah di Jeneponto Tewaskan Satu Keluarga

- Penulis Berita

Rabu, 27 Januari 2021 - 05:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di lokasi kebakaran tewaskan satu keluarga di Jeneponto, Sulawesi Selatan. (Istimewa)

Suasana di lokasi kebakaran tewaskan satu keluarga di Jeneponto, Sulawesi Selatan. (Istimewa)

Jeneponto, Pilarindonesia.com – Innalilahi wa inna ilaihi roji’un. Kebakaran tragis menewaskan satu keluarga terjadi di kampung Bulloe, Desa Bontomatene, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu menimpa rumah panggung keluarga Sirajang Daeng Tengang (75),  yang hangus terbakar, pada Selasa, 26 Januari 2021,  pukul 23.45 WITA malam.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Jeneponto, M Nasuhan, menyampaikan jika pihaknya telah mengerahkan 4 armada pemadam api dibantu warga.

“Peristiwa kebakaran ini diduga akibat arus pendek listrik atau korsleting, kami sudah kerahkan 4 armada pemadam dalam kejadian itu,” ungkapnya

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul saat dimintai konfirmasi mengatakan, bahwa kebakaran satu rumah  menghanguskan bersama dengan enam orang penghuninya dengan masing-masing 4 orang dewasa, satu anak-anak dan satu bayi.

“Iya benar, korban tewas 6 orang dengan 4 orang dewasa satu anak-anak dan satunya bayi,” kata Syahrul, Rabu 27 Januari 2021.

Syahrul menerangkan, kebakaran tersebut hanya bertempo sekitar 20 menitsejak warga pertama kali menyaksikan api mulai membesar dan menghanguskan rumah korban hingga rata dengan tanah.

“Ada 4 mobil Damkar Kabupaten Jeneponto tiba di TKP dan langsung memadamkan sisa kobaran api tersebut. Sementara pukul 23.50 Wita rumah panggung milik korban sudah rata dengan tanah,”katanya.

Syahrul menyebut, dari keterangan warga setempat bahwa para korban yang berada di atas rumah sempat meminta pertolongan. Hanya saja semuanya gagal tertolong.

“Korban berteriak meminta tolong dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi berusaha menyelamatkan korban tetapi api semakin membesar sehingga korban sudah tidak bisa lagi keluar dari rumah, terjebak,” ungkap Syahrul.

Diketahui, masing-masing 6 orang korban meninggal dunia itu adalah kakek Sirajang Daeng Tengang 75 tahun bersama istrinya Saleori 65 tahun. Korban selanjutnya merupakan pasangan suami istri, yakni Yusuf 38 tahun dan Ami Damayanti 35 tahun.

Sementara korban selanjutnya adalah putra pasutri Yusuf dan Ami yang masih berusia 8 bulan, yakni King Abd Soleh. Kemudian satu korban lainnya merupakan anak keponakan Ami Damayanti yang bernama Kautsar Biang dengan usia 8 tahun.(*)

Supriadi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pasca Pertemuan Ulama di Istana Kepresidenan, Ustadz Bachtiar Nasir Berikan Catatan Kritis Soal Board of Peace
Seluruh Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Operasi SAR di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Ditutup
Sudah 9 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Sulsel
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Basarnas Segera Serahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi
Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Medan yang Cukup Ekstrem
Operasi Pencarian Hari ke-4, Tim SAR Gabungan Fokus Penyisiran Berdasarkan Titik Koordinat Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
Tim SAR Gabungan Temukan Barang Milik Korban dan Bagian Pesawat di Lokasi Jatuhnya ATR 42-500
Lembaga Amil Zakat Nasional Bersama Pemkot Makassar Bahas Program Pengentasan Kemiskinan

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:03

Kampung Qur’an Makassar Rutin Gelar Majelis Perbaikan Bacaan di Masjid Wihdatul Ummah

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:42

Akhiri Safari Dakwah, Penulis Buku Ensiklopedia Ruqyah Asal Yordania Memberikan Nasihat Berharga kepada Kalangan Peruqyah di Makassar

Jumat, 10 Oktober 2025 - 22:52

Peresmian Masjid Umar Al-Faruq Milik RJA Dihadiri Wali Kota Makassar dan Imam Masjid dari Jeddah

Kamis, 18 September 2025 - 04:20

General Lecture Psikologi Islam & Psikologi ESQ Bersama Fatimah Abdullah & Ary Ginanjar: Jejak Pemikiran Prof. Malik Badri Menembus Zaman

Selasa, 19 Agustus 2025 - 12:09

Dewan Da’wah Pusat Kembali Terjunkan Da’i ke Sejumlah Wilayah Pelosok di Sulawesi Selatan

Minggu, 20 Juli 2025 - 22:09

MPLS SMP IT Wahdah Islamiyah Makassar, dari Grogi jadi Happy

Minggu, 20 Juli 2025 - 07:22

Ikatan Keluarga Darul Huffadh Cabang Makassar Gelar MHQ di Asrama Haji Sudiang

Selasa, 15 Juli 2025 - 00:20

Antara Masjid Nabi dan Masjid Modern Kaum Muslimin Sekarang

Berita Terbaru