UKM Teater Kampus Unhas akan Gelar Pementasan Produksi Karya Philia 2023

- Penulis Berita

Jumat, 18 Agustus 2023 - 08:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Adegan Pengadilan Jalanan Karya Aspar Paturusi, Dipersembahkan Oleh UKM Teater Kampus Unhas (27/8/23).

Potret Adegan Pengadilan Jalanan Karya Aspar Paturusi, Dipersembahkan Oleh UKM Teater Kampus Unhas (27/8/23).

Makassar, Pilarindonesia.com – Unit Kegiatan Mahasiswa Teater Kampus Unhas (UKM-TKU) mempersembahkan Produksi Karya Philia 2023 yang akan mementaskan beberapa penampilan seni di Baruga AP. Pettarani Universitas Hasanuddin pada Ahad (27/8/2023).

Pementasan seni itu berupa tari Paduppa, Simfoni Kecapi, Monolog, dan beberapa penampilan teater.

Thrisna Wati Pasolang, pimpinan produksi karya, menyebutkan tema besar pementasan ini, yaitu Agrapana Aswattha yang diambil dari bahasa Sansekerta.

Agrapana berarti sumber kehidupan dan Aswattha berarti pohon beringin. Pesannya memanusiakan dan menjadi bermanfaat” sebut Tina mahasiswa Teknik Pertanian Universitas Hasanuddin.

Tina berharap pementasan tersebut bisa menyampaikan pesan dengan baik, harapannya bisa segera direalisasikan.

“Produksi karya ini kami upayakan semaksimalnya, berbagai garapan telah di uji cobakan, semoga pesan-pesannya dapat tersampaikan dengan baik” tutupnya.

Sutradara Sang Dalang, Resky Ramadhan Rusdi menggambarkan pemahaman terhadap garapannya.

“Pertunjukan ini menampilkan seorang tokoh aku yang mencari kebenaran atas kematian orang tuanya, ia sangat yakin bahwa orang tuanya mati secara tidak wajar. “Aku” berusaha mengumpulkan data serta bukti bukti dan akhirnya, setelah 6 tahun kemudian polisi telah menangkap tersangka yang ia tidak kenal siapa dia. Apakah ada sang dalang dalam peristiwa itu?” Kata Resky Ramadhan Rusdi, kerap disapa Boms.

Penampilan Sang Dalang ini merupakan monolog yang menyangkut pesan-pesan terhadap uang, kekuasaan, dan reklamasi.

“Ketika uang dan kekuasaan menjadi satu, apapun dapat dilakukan. Membeli omongan bahkan membeli kepercayaan. Menukarnya dengan nyawa pun bisa. Lu punya uang lu punya kuasa” jelas Boms.

Selanjutnya ada teater Bau Mulut yang disutradarai oleh Aan Halim Aras dan ditulis oleh Fail Pattontongan. Menurut penulis naskah, dirinya membayangkan bahwa naskah tersebut akan sulit menemukan simpulan jika disampaikan hingga akhir naskah.

“Saya berharap naskah ini ketika dipentaskan dapat menjadi tanda tanya besar terhadap penonton, jika hanya dipentaskan sebagian dari naskah ini tentunya penonton mudah menyimpulkan apa yang mereka saksikan” sebut Fail saat menyaksikan proses latihan.

Sutradara Aan sendiri menggambarkan naskah tersebut sebagai wabah pandemi tahun 2019.

“Akhir tahun 2019, dunia tiba tiba-tiba diserang penyakit misterius yang berujung kematian, tidak diketahui penyebabnya, banyak perdebatan aneh yang tidak ada ujung pangkalnya, banyak yang berspekulasi kedatangannya dari mana-mana. Masa pada saat kentut lebih diterima daripada batuk, konspirasi konspirasi yang bermunculan di berbagai media, apa yang dapat dipercaya, kebenaran? sejarah lagi? pada akhirnya tidak ada yang dapat dipercaya” pesan Aan selaku sutradara.

Tidak hanya itu, PPCA 2023 juga mendapatkan kesempatan terlibat dalam teater Pengadilan Jalanan yang disutradarai oleh Mutmainnah dan ditulis oleh Aspar Paturusi.

“Pengadilan Jalanan merupakan naskah dari Aspar Paturusi yang diangkat dalam Produksi Karya Philia 2023. Pengadilan jalanan menggambarkan ketidakpercayaan rakyat terhadap proses hukum yang lama dan sering tidak adil di Indonesia. Sehingga masyarakat mengadili secara langsung siapapun yang dianggap bersalah. Pementasan ini menunjukkan bagaimana disintegrasi dan perbedaan pandangan berbagai kelompok mampu menggoyahkan nasionalisme bangsa Indonesia” jelas Inna sutradara Pengadilan Jalanan.

Peserta yang ingin menyaksikan pementasan tersebut dapat membeli tiket melalui link dibawah ini:

https://bit.ly/tiketprokarphilia

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lembaga Amil Zakat Nasional Bersama Pemkot Makassar Bahas Program Pengentasan Kemiskinan
Ribuan Santri Berdoa Siang ini di Manunggal Makassar, Putri Ustadz Das’ad Latif akan Tampil Hibur Peserta SITARUPA 2025
Ketua DPRD Sulsel Hingga Wali Kota Makassar dan Sejumlah Pimpinan Daerah Dukung Penuh Pelaksanaan SITARUPA se-Indonesia Timur
Forum Ummat Islam Bersatu Berorasi, Rumah Zakat Sulsel Galang Donasi untuk Palestina di CFD Boulevard Makassar
Wahdah Islamiyah akan Gelar Tabligh Akbar dan Pelepasan Ratusan Da’i Nusantara di Kampus IAI STIBA Makassar Ahad Besok
Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina

Berita Terkait

Jumat, 21 November 2025 - 23:45

Lepas Atlet Senam ke Pra-Porprov Sulsel, Sekum KONI Makassar: Percaya Diri Hadapi Lawan!

Rabu, 19 November 2025 - 22:58

Selamat, Atlet Dayung Kota Makassar Juara Umum Pra-Porprov Sulsel 2025

Selasa, 18 November 2025 - 07:21

Atlet Cabor Yongmoodo Makassar Tampil Memukau di Ajang Kualifikasi Pra-Porprov Sulsel di Tator

Selasa, 18 November 2025 - 07:18

Cabor Panahan Gelar Latihan Bersama di Lapangan Kostrad Kariango Maros

Selasa, 18 November 2025 - 07:12

17 Atlet Anggar Makassar Raih Juara Umum dan Lolos ke Porprov XVII Sulsel 2026

Senin, 10 November 2025 - 23:34

Cabor Kurash Makassar Lolos Pra-Porprov Sulsel, Ketua KONI Puji Sinergitas Atlet, Pelatih dan Pengurus

Senin, 10 November 2025 - 23:11

190 Atlet Anggar Ikuti Babak Kualifikasi Porprov Sulsel di Mall Nipah Makassar

Senin, 28 Juli 2025 - 13:19

Achmad Faiz Wakili Ponpes Modern Kurir Langit Barru Ikuti Pertandingan Panahan Tradisional SMP-SMA se-Sulsel di Makassar

Berita Terbaru