Pilarindonesia.com — Himpunan Mahasiswa Manajemen (Humman) Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong sukses menyelenggarakan pelatihan keterampilan membuat ragam kerajinan untuk mamah-mamah Papua di Desa Kuruwato, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong. Pelatihan yang mengangkat tema Strategi Macepreneur: Optimalisasi Kerajinan Masyarakat Papua Berbasi Catalyst dan Education Enterpreneur ini diikuti oleh 32 peserta, Kamis, 15/08.

Pada pelatihan ini, hadir narasumber selaku praktisi bidang pemasaran yakni Juminah. Pada kesempatan yang sama, Juminah mengatakan bahwa pada aspek pemasaran diperlukan branding produk yang kuat agar bisa memenangkan hati konsumen. “Desa Kurowato patut berbangga karena warganya telah memiliki produk unggulan berupa mahkota khas Papua. Namun, apakah setiap produk unggulan ini telah dibranding? Branding ini penting sekali supaya produk Kurowato memiliki identitas dan posisi yang jelas di pasar,” terang perempuan yang akrab disapa Juju ini.
Selain Juminah, Humman juga mengahdirkan praktisi pengelolaan keuangan usaha yakni Sabaria. Pelatihan keuangan ini bertujuan agar seluruh peserta mampu mengelola modal secara sehat. “Setiap usaha yang sehat harus memiliki manajemen keuangan yang sehat, di antaranya tidak mencampur uang pribadi dengan uang usaha,” terangnya.
Pelatihan ini juga dihadiri dosen pendamping kegiatan yakni Hardiman F Sanaba. Dosen Manajemen ini menambahkan bahwa pelatihan hari ini merupakan rangkaian dari kegiatan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Humman. “Saya berharap, pelatihan ini bisa menjadi stimulus untuk Desa Kurowato untuk terus bertumbuh secara ekonomi, masyarakatnya makin sejahtera melalui beragam keterampilan yang telah kami perkenalkan,” pesannya.
Pelatihan ini juga diikuti oleh tokoh masyarakat setempat seperti Hamzah Edoba yang mengaku senang karena bisa dijadikan masyarakat penerima manfaat pada program PPK Ormawa Humman. “Kami berterimakasih sekali telah diberikan pelatihan, semoga bermanfaat bagi masyarakat kami”.