Hadiri Sertijab Kalapas Enrekang, Pimpinan Baznas Serahkan Piagam Penghargaan

- Penulis Berita

Jumat, 22 Januari 2021 - 13:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan Baznas Enrekang, Ilham Kadir dan Baharuddin turut hadir dan menyerahkan piagam penghargaan sebagai apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Tubagus Chaidir. (Istimewa).

Pimpinan Baznas Enrekang, Ilham Kadir dan Baharuddin turut hadir dan menyerahkan piagam penghargaan sebagai apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Tubagus Chaidir. (Istimewa).

Enrekang, Pilarindonesia.com–Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Enrekang, Tubagus M Chaidir resmi selesai bertugas di Enrekang dan digantikan oleh Anton Heru Susanto pada hari ini Jumat 22 Januari 2021.

Dalam acara serah terima jabatan (Sertijab) yang digelar di Aula Lapas Enrekang itu, Pimpinan Baznas Enrekang, Ilham Kadir dan Baharuddin turut hadir dan menyerahkan piagam penghargaan sebagai apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Tubagus Chaidir.

“Kami serahkan dua piagam, yang pertama kepada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Enrekang sebagai institusi negara yang telah menjalin kerjasama dengan Baznas Enrekang dalam membangun skill para anggota binaan,”kata Ilham Kadir.

“Kemudian piagam kedua, kami berikan kepada Kalapas, Tubagus Chaidir yang selama ini sangat aktif berkoordinasi dengan Baznas terkait pembinaan,” imbuhnya.

Ilham berharap ke depan agar Kalapas tetap menjadikan Baznas sebagai mitra strategisnya.

“Ke depan kita berharap agar kerjasama selama ini, khususnya dalam membina penghuni lapas agar bisa mandiri, memiliki skil ketika keluar kelak, tetap terjalin,” ujar Dosen UNIMEN ini.

Lebih lanjut, Ketua Infokom MUI Enrekang ini menambahkan, bahwa Baznas Enrekang menjadikan sebagian penghuni Lapas sebagai mustahik, khususnya mereka yang memang masuk kategori fakir dan miskin.

“Dia antara program kami adalah mengadakan pelatihan berbasis keterampilan, seperti pertukangan, teknik las, menjahit, dan semisalnya. Peminatnya cukup banyak. Dan sudah ada beberapa yang habis masa tahanannya, lalu membuat usaha di kampungnya,” terang Ilham. (*)

Supriadi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09