Geger, Seorang Dosen Unhas Ditemukan Tewas di dalam Rumahnya

- Penulis Berita

Kamis, 21 Januari 2021 - 02:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. (Internet).

Ilustrasi. (Internet).

Makassar, Pilarindonesia.com–Seorang dosen Universitas Hasanuddin (Unhas) Kota Makassar, ditemukan tewas membusuk di dalam rumahnya di Perumahan Telkomas, Kota Makassar.

Informasi dihimpun, dosen tersebut
bernama Yustinus PA berusia 55 tahun merupakan dosen yang mengajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Pertanian Unhas.

Kapolsek Biringkanaya, Kompol Wayan Aryawan, mengatakan, penemuan mayat itu berawal diketahui oleh warga setempat karena mencium aroma yang menyengat dari rumah dosen tersebut. Sehingga warga pun melaporkan kondisi itu ke sekuriti perumahan yang meneruskannya ke polisi.

“Informasinya itu dari warga setempat, jadi warga melaporkan ke security perumahan Telkomas, bahwa ada bau yang sangat menyengat di rumah almarhum. Kemudian sekuriti menghubungi petugas dan langsung ke TKP mengecek bersama warga ke dalam, ternyata benar ada sesosok mayat di rumah itu,” kata Kompol Wayan Aryawan, saat dikonfirmasi Kamis 21 Januari 2021.

Saat ditemukan pihak kepolisian akhirnya memeriksa rumah dosen itu. Sementara kondisi korban sudah tidak bernyawa dengan berada di depan pintu kamar dan mengeluarkan bau menyengat.

“Dugaan sementara waktu kematian korban antara empat sampai lima hari terakhir. Seusai mengevakuasi mayat korban, petugas memasang garis polisi,” katanya.

Dari keterangan kepolisian, korban
bernama Yustinus PA berusia 55 tahun
merupakan dosen yang mengajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Pertanian Unhas.

“Dari hasil pemeriksaan awal inafis dan dokpol tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Identitas almarhum ini atas nama bapak Yustinus PA berstatus bujang, pekerjanya dosen kesehatan masyarakat dan pertanian di Universitas Hasanuddin,” kata Wayan.

Saat ini, jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara Makassar. Guna pemeriksaan lebih lanjut.(*)

Supriadi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
Konflik Lahan Masjid di Bantabantaeng Tak Kunjung Tuntas, Mantan Pengurus Diancam Senjata Tajam
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09