Dosen FTI UMI Edukasi Warga Bonto Bunga Maros Tentang Sertifikasi Produk Halal

- Penulis Berita

Senin, 24 Juni 2024 - 02:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Muhammad Nusran, dosen FTI UMI, saat membawakan materi di acara Sosialisasi & Workshop Sertifikasi Produk Halal, di Desa Bonto Bunga, Kabupaten Maros, pada Sabtu (22/6/2024).

Dr. Muhammad Nusran, dosen FTI UMI, saat membawakan materi di acara Sosialisasi & Workshop Sertifikasi Produk Halal, di Desa Bonto Bunga, Kabupaten Maros, pada Sabtu (22/6/2024).

Maros, Pilarindonesia.com – Fakultas Teknik Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI UMI) Makassar menggelar Sosialisasi & Workshop Sertifikasi Produk Halal Dalam Rangka Pengabdian Unggulan FTI UMI 2024, di Desa Bonto Bunga, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, pada Sabtu (22/6/2024).

Dr. Ir. H. Muhammad Nusran, Ph.D., IPM., AER., yang merupakan dosen Program Studi Teknik Industri FTI UMI, sekaligus dosen pengabdi Nasional dan Internasional UMI tahun 2023-2024, menyampaikan bahwa kegiatan itu digelar sebagai upaya penguatan kesadaran halal bagi masyarakat di Desa Bonto Bunga.

Dia mengatakan, program di Kabupaten Maros yang telah berlangsung sejak Maret 2024, bertujuan  memecahkan masalah secara komprehensif.

“Karena kenyataannya, sekitar 86 persen produk UMKM di Indonesia yang terdaftar belum bersertifikat halal. Hal ini ternyata belum sesuai dengan harapan, terutama pada wilayah terpencil,” ujar Muhammad Nusran, Senin, 24 Juni 2024.

Dia menyebut, faktor lainnya adalah para tenaga pendidik belum memiliki bekal keilmuan yang memadai tentang prosedur sertifikasi halal maupun kewirausahaan.

Di satu sisi, dia melanjutkan, perangkat desa masih dituntut pemenuhan biaya operasional untuk mengembangkan desa. Di lain pihak, imbuh Muhammad Nusran, masyarakat di sekitar masih banyak yang memiliki status sosial ekonomi yang rendah ditambah dengan pendidikan yang juga relatif rendah.

Kegiatan yang dilaksanakan berupa pelatihan dan diskusi wirausaha berbasis potensi desa yang ada di daerah setempat. Juga workshop tentang pendirian usaha berbasis nomor izin berusaha (NIB), peningkatan produk unggul desa dan pembentukan kelompok usaha untuk pengolahan hasil pertanian.

“Sertifikasi halal untuk produk yang akan dipasarkan berbasis self declare. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Setelah dilakukan kegiatan, dilanjutkan dengan kegiatan monitoring dan evaluasi untuk menilai sejauh mana efektivitas program yang telah dilaksanakan,” terang Muhammad Nusran.

Dia menambahkan, target dari program itu agar pelaku UMKM mampu mengetahui proses produksi halal yang higienis dan aman serta halal, mengetahui tata cara mendapatkan nomor izin berusaha melalui sistem digitalisasi via OSS,  dan akan mendapatkan SH secara gratis melalui paket self declare.

“Yang paling penting adalah peserta akan mendapatkan pengetahuan tentang pengolahan hasil pertanian menjadi produk unggul desa,” jelas Muhammad Nusran.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09