
Toraja, Pilarindonesia.com – Pencarian terhadap kakek Lamba (80), warga Lembang Sarapeang, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya membuahkan hasil.
Tim Search And Rescue (SAR) gabungan yang diturunkan untuk melakukan proses pencarian, menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 16.45 Wita, Jumat (11/8/2023).
Kakek Lamba atau yang dikenal oleh masyarakat setempat dengan panggilan Ambe Lopo ini, dinyatakan hilang sejak Rabu 2 Agustus 2023 lalu, dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, personel Polsek Saluputti, BPBD Tana Toraja, Kepala Lembang sarapeang serta dibantu oleh masyarakat setempat melakukan pencarian dengan menyisir area hutan.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Tana Toraja, AKBP Malpa Malacoppo, membenarkan kakek Lemba ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Sebelumnya, sekitar pukul 12.00 Wita, anggota kami yang bertugas di lapangan untuk melakukan proses pencarian bersama tim SAR gabungan, mendapatkan informasi dari seorang warga bernama Agustina Ratte, bahwa ada baju kotak warna merah kombinasi coklat dan sarung kotak warna orange biru ditemukan di salah satu pondok kebun di Malapare Tulaklangi, Lembang sarapeang,” ujarnya.
Temuan itu, kata Malpa, kemudian diperlihatkan kepada anak korban dan membenarkan jika pakaian itu yang dipakai orang tuanya saat hendak ke kebun.
“Anak korban menyampaikan kepada tim Basarnas dan personil Polsek Saluputti, bahwa benar baju dan sarung itu yang dipakai korban pada saat meninggalkan rumah,” kata Kapolres.
Lebih lanjut, Malpa Malacoppo mengatakan, berdasarkan petunjuk itu, tim SAR gabungan kemudian melanjutkan pencarian dan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, dan langsung dievakuasi kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.