Dialog dan Silaturrahim MAKRAM, Kyai Najmuddin Harap Kedepan MAKRAM Juga Gabung di MUI

- Penulis Berita

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 14:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Yayasan Pendidikan Pelosok Indonesia, Irfan Abdul Gani (kanan) saat memoderatori acara dialog bersama dengan Ketua Umum MUI Sulsel, KH. Najmuddin Abd Safa, yang digelar Ormas Islam MAKRAM, di Kota Makassar, Sabtu sore, 5 Oktober 2024.

Ketua Yayasan Pendidikan Pelosok Indonesia, Irfan Abdul Gani (kanan) saat memoderatori acara dialog bersama dengan Ketua Umum MUI Sulsel, KH. Najmuddin Abd Safa, yang digelar Ormas Islam MAKRAM, di Kota Makassar, Sabtu sore, 5 Oktober 2024.

Makassar, Pilarindonesia.com – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan (MUI Sulsel), Prof. Dr. KH. Najmuddin Abd Safa, Lc., MA., bersama Ketua Presidium Majelis Kebangsaan Rahmatan Lil ‘Alamin (MAKRAM) Pusat, Prof. Dr. H. Muhammad Asdar, SE., M.Si., C.W.M., menjadi pembicara dalam Dialog & Silaturrahim Majelis Kebangsaan Rahmatan Lil ‘Alamin (MAKRAM) bertema “Meneladani Kepemimpinan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassalam dalam Berbangs dan Bernegara”, di Rumah Makan Saoenk Cobek, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Sabtu sore, 5 Oktober 2024.

Ketua MPW MAKRAM Sulawesi Selatan, H. Ompo Tahir, yang juga selaku penanggungjawab kegiatan, mengatakan acara ini menjadi ajang silaturrahim bagi keluarga besar MAKRAM dan kalangan aktivis dan pengurus lintas ormas Islam.

Dia menyampaikan, MAKRAM hadir tidak hanya sebagai lembaga dakwah Islamiyah, tetapi juga lembaga penebar penguatan nilai-nlai kebangsaan di tengah masyarakat.

“Apalagi di MAKRAM ini adalah salah satu program yang tengah digencarkan, yakni tadabbur Alqur’an. Harapannya ialah umat Islam betul-betul menjadikan Kitab Suci Alqur’an sebagai pedoman hidup,” kata Ompo Tahir.

Sementara itu, DR. KH. Hasan Basri Rahman selaku Amir MAKRAM Pusat, mengingatkan tentang pentingnya ber-amar ma’ruf nahi munkar.

Dia menyebutkan, sesuai dengan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala di dalam Kitab Suci Alqur’an, umat terbaik adalah menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah kepada yang munkar serta beriman kepada Allah Ta’ala.

“Tidak cukup dengan menyuruh melakukan perbuatan kebaikan, tetapi kita sebagai umat Islam, jika ingin disebut sebagai umat terbaik, maka kita harus mencegah kemungkaran dengan melawan kebatilan serta menyuarakan kebenaran. Kita tidak boleh diam, karena semua itu akan kita pertanggungjawabkan kelak,” tegas pimpinan Pondok Pesantren Ukhuwah Muslimin Gowa itu.

Adapun Ketua Presidum MAKRAM Pusat, Prof. Asdar, mengatakan sejak diamanahkan sebagai ketua presidium pada Oktober 2023, cukup banyak gebrakan yang telah dilakukan MAKRAM, termasuk dengan terbentuknya kepengurusan MAKRAM Sulawesi Selatan, MAKRAM DKI Jakarta dan MAKRAM Sulawesi Barat. Sedangkan di tingkat kabupaten kota/kota, telah terbentuk MAKRAM Kota Makassar, MAKRAM Kabupaten Gowa, dan MAKRAM Kabupaten Takalar. Juga sementara dirintis pendirian dan pengoperasian Kampus Politeknik MAKRAM.

“Jadi, insya Allah, bulan ini sudah berakhir masa kepengurusan saya sebagai ketua presidium, dan akan beralih ke presidium lainnya,” tutur Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Prof. Asdar mengaku sangat senang berada di MAKRAM, karena bisa leluasa bergaul dengan kalangan alim ulama dan para pendakwah.

Dialog & Silaturrahim Majelis Kebangsaan Rahmatan Lil ‘Alamin (MAKRAM) yang dimoderatori Sekretaris Jenderal MAKRAM PUsat, Irfan Abdul Gani, itu dihadiri lebih 100 orang peserta. Tampak hadir sejumlah tokoh akademisi dan keummatan, seperti Guru Besar UIN Alauddin Makassar, Prof Hamzah Khaeriyah, yang juga merupakan Rektor Poltek MAKRAM. Serta mantan anggota DPRD Makassar dua periode, Ustadz Iqbal Djalil, dan tokoh agama dari Sulawesi Barat, Ustadz Mashuri Nurkulla, yang juga ketua MPW MAKRAM Sulawesi Barat.

Ketua Umum MUI Sulsel, KH Najmuddin, dalam materinya, menyampaikan beberapa persoalan yang pernah terjadi di Kota Makassar, dan pihaknya sangat cepat merespons dan memberikan fatwa, sehingga dia menyebut MUI Sulsel sekarang ini kerap dijadikan rujukan hingga ke level nasional.

Dalam kesempatan itu, dia juga menasihatkan tentang masalah kepemimpinan, kaitannya dengan tema dialog, serta metode menyampaikan dakwah Islamiyah ke tengah masyarakat yang sifatnya sejuk dan bernuansa mempersatukan.

Kyai Najmuddin juga mengaku baru pertama kalinya mendengar dan bergabung dalam kegiatan yang digelar oleh MAKRAM.

“Waktu saya dihubungi saudara Irfan (Sekjen MAKRAM), saya juga bertanya tentang MAKRAM ini. Tetapi setelah disebutkan Kyai Hasan Basri dan Prof Asdar, akhirnya saya anggap aman lembaga ini,” tuturnya disambut tawa bahagia peserta diskusi.

Kyai Najmuddin berharap ke depannya MAKRAM juga bisa bergabung di lembaga Majelis Ulama Indonesia.

“Kita harapkan nantinya ada juga perwakilan MAKRAM di MUI,” ucap Kyai Najmuddin.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09