Basarnas Sulsel Evakuasi Awak Kapal Berbendera China di Perairan Takalar

- Penulis Berita

Rabu, 23 Februari 2022 - 09:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Awak kapal berbendera China dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Awak kapal berbendera China dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Sulsel, Pilarindonesia.com – Jiaxin Wang (32), seorang awak kapal MV Hui Xin 8, kapal berbendera China, yang mengalami pendaharan akibat luka sobek di pundaknya, dievakuasi oleh Tim Basarnas Sulsel ke KN Sar Kamajaya 104, di perairan Tanakeke, Kabupaten Takalar, pada Selasa malam tadi.

“Proses evakuasi dilakukan agar korban bisa mendapatkan penanganan dan perawatan di rumah sakit sesegera mungkin,” kata Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi, Rabu (23/2/2022).

Dia menyampaikan bahwa Jiaxin Wang awalnya ditemukan oleh kru kapal lainnya tergeletak dan mengalami luka sobek di pundaknya karena terkena benda tajam. Hal ini kemudian dilaporkan kepada Basarnas Sulsel karena posisi kapal MV Hui Xin 8 yang sementara berada di perairan Selayar.

“Sekitar pukul 04.00 WITA tadi, kami menerima laporan dari MV Hui Xin 8 yang melintas di perairan Selayar bahwa ada krunya yang terluka dan membutuhkan evakuasi medis,” tuturnya Djunaidi.

Laporan itu direspons oleh Basarnas Sulsel dengan menyiapkan KN Sar Kamajaya 104 untuk melakukan penjemputan di titik yang disepakati dengan nahkoda MV Hui Xin 8 di sekitar perairan Tanakeke Takalar.

“Kami melakukan penjemputan bersama instansi terkait, yakni dokter dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Makassar, dan dari pihak Imigrasi karena korban warga negara asing,” terang Djunaidi.

Proses evakuasi berlangsung krusial karena harus memindahkan korban dari MV Hui Xin 8 ke KN Sar Kamajaya 104 dalam posisi berdampingan di tengah laut dengan ombak yang menghantam kapal.

“Proses evakuasi kita menggunakan tandu basket agar bisa mentransfer korban dengan aman dari atas kapal,” jelas Djunaidi.

Diketahui, Jiaxin Wang mengalami kecelakaan dalam pelayaran dari Teluk Rubiah Myanmar menuju ke Pelabuhan Bahodopi Morowali, Sulawesi Tengah. Korban terluka di bagian pundak dan membutuhkan perawatan medis lanjutan sehingga harus dievakuasi.

“Korban sudah kita evakuasi ke rumah sakit untuk dirawat lukanya,” kata Djunaidi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pasca Pertemuan Ulama di Istana Kepresidenan, Ustadz Bachtiar Nasir Berikan Catatan Kritis Soal Board of Peace
Seluruh Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Operasi SAR di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Ditutup
Sudah 9 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Kawasan Pegunungan Bulusaraung Pangkep Sulsel
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Basarnas Segera Serahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi
Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Medan yang Cukup Ekstrem
Operasi Pencarian Hari ke-4, Tim SAR Gabungan Fokus Penyisiran Berdasarkan Titik Koordinat Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
Tim SAR Gabungan Temukan Barang Milik Korban dan Bagian Pesawat di Lokasi Jatuhnya ATR 42-500
Lembaga Amil Zakat Nasional Bersama Pemkot Makassar Bahas Program Pengentasan Kemiskinan

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:03

Kampung Qur’an Makassar Rutin Gelar Majelis Perbaikan Bacaan di Masjid Wihdatul Ummah

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:42

Akhiri Safari Dakwah, Penulis Buku Ensiklopedia Ruqyah Asal Yordania Memberikan Nasihat Berharga kepada Kalangan Peruqyah di Makassar

Jumat, 10 Oktober 2025 - 22:52

Peresmian Masjid Umar Al-Faruq Milik RJA Dihadiri Wali Kota Makassar dan Imam Masjid dari Jeddah

Kamis, 18 September 2025 - 04:20

General Lecture Psikologi Islam & Psikologi ESQ Bersama Fatimah Abdullah & Ary Ginanjar: Jejak Pemikiran Prof. Malik Badri Menembus Zaman

Selasa, 19 Agustus 2025 - 12:09

Dewan Da’wah Pusat Kembali Terjunkan Da’i ke Sejumlah Wilayah Pelosok di Sulawesi Selatan

Minggu, 20 Juli 2025 - 22:09

MPLS SMP IT Wahdah Islamiyah Makassar, dari Grogi jadi Happy

Minggu, 20 Juli 2025 - 07:22

Ikatan Keluarga Darul Huffadh Cabang Makassar Gelar MHQ di Asrama Haji Sudiang

Selasa, 15 Juli 2025 - 00:20

Antara Masjid Nabi dan Masjid Modern Kaum Muslimin Sekarang

Berita Terbaru