Makassar, Pilarindonesia.com – Kondisi banjir di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, ketinggiannya mencapai atap rumah warga, terutama di blok 8, pada Ahad, 22 Desember 2024.

Sejumlah warga dievakuasi tim Basarnas menggunakan perahu karet. Mereka mengungsi ke masjid atau ke rumah keluarga mereka.
Basarnas Makassar mengerahkan enam tim untuk melakukan evakuasi.
“Hari ini kami terjunkan 6 tim guna membantu proses evakuasi warga terdampak banjir di sejumlah titik banjir,” kata Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muh. Arif Anwar, S.Sos., MM.
Dia menyebutkan, semua tim yang tersebar langsung berkoordinasi dan bekerjasama dengan seluruh unsur gabungan yang ada di lapangan.
“Kami akan selalu siap siaga untuk menindak lanjuti setiap laporan warga yang masuk ke kami. Tim akan standby 24 jam untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan evakuasi warga terdampak banjir,” ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, menambahkan.
Sampai sore hari tadi hingga Ahad malam ini, wilayah Makassar, Gowa dan Makassar, tidak lagi diguyur.
Berdasarkan pemantauan di sejumlah titik di Kota Makassar, air yang sebelumnya menggenangi beberapa ruas jalanan juga sudah berangsur surut.
