Makassar, Pilarindonesia.com – Sebanyak 10 rumah dilaporkan tertimbun longsor di Dusun Teppoe, Desa Mattabulu, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Pasca kejadian pada Sabtu kemarin (21/12/2024), tim evakuasi tidak bisa langsung menembus TKP karena terhalang beberapa titik longsor di jalanan.
“Kemarin tim sudah berangkat dan berusaha ke Desa Mattabulu, tetapi sampai tengah malam tadi, akses susah ditembus karena ada lima titik longsor,” kata Humas Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Kabupaten Soppeng, Rudinan, Ahad, 22 Desember 2024.
Baca juga:
Banjir Soppeng, Satu Unit Rumah di Desa Watu Hanyut Terbawa Arus
Sulawesi Selatan Dikepung Banjir dan Longsor
Korban Banjir Makassar Dibagikan Makanan
Dia menyebut, pagi ini, bertempat di rumah jabatan Bupati Soppeng, tim gabungan sementara apel pagi, mereka akan dikerahkan ke sejumlah lokasi banjir dan tanah longsor, termasuk ke Desa Mattabulu.
Longsor di Desa Mattabulu juga mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia. Mayatnya baru hari ini ditemukan oleh warga setempat.
Longsor juga menyebabkan empat warga lainnya luka-luka, serta dua unit mobil dan delapan sepeda motor tertimbun tanah.
“Masih ada warga Mattabulu yang tinggal di rumahnya yang dirasa masih aman, sedangkan warga lainnya, beberapa sudah mengungsi ke rumah keluarganya di Kota Soppeng,” terang Rudinan.

”
Editor : Yusuf Al Fatih