Ribuan Warga Makassar Ramaikan Aksi Dukung Palestina di Monumen Mandala

- Penulis Berita

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 04:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Pilarindonesia.com – Ribuan warga Kota Makassar tumpah ruah memadati halaman Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar, dalam Aksi Dukungan Global untuk Palestina, Sabtu pagi tadi, 3 Agustus 2024.

Massa dari kelompok pria dan wanita yang dibuat berjarak rata-rata memegang atribut bendera Palestina. Mereka sesekali meneriakkan yel, yel, kemerdekaan untuk Palestina, dan pekikan takbir: Allahu Akbar.

Ketua KITA Palestina, Ustadz Syaibani Mujiono, selaku penanggungjawab kegiatan, menyampaikan rasa haru, bangga dan terima kasih serta apresiasi kepada segenap pihak yang mendukung pelaksana acara itu, terutama dari pihak Pemerintah Kota Makassar, Polrestabes Makassar, Ormas Wahdah Islamiyah bersama dengan sejumlah komponen Ormas Islam lainnya.

Dia mengatakan, pihaknya tidak akan pernah berhenti menggelar aksi dukungan Palestina sampai benar-benar tindakan kezaliman di Palestina dihentikan.

“Insya Allah, kita akan menggelar kegiatan lagi di bulan Agustus ini. Semoga para pejuang pembela kemerdekaan Palestina masih bisa terus bersama,” kata Ustadz Syaibani, yang diamini ribuan peserta.

Sementara itu, dalam orasinya, Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah, Ustadz Rahmat Abdul Rahman, menyebut Indonesia memiliki hutang sejarah dan hutang konstitusi terhadap Palestina.

Dia menyampaikan bahwasanya Palestina melalui muftinya pada saat itu, dan Palestina sebagai sebuah bangsa, yang termasuk mengakui dan menyatakan mendukung kemerdekaan Indonesia.

“Dan kemerdekaan itu diperoleh negara kita Indonesia di bulan Agustus seperti saat ini. Kemudian, sikap negara kita sudah sangat jelas dan tegas di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang menggariskan bahwa kemerdekaan harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan,” tegas Ustadz Rahmat.

Dia juga menyoroti hak asasi manusia (HAM) yang senantiasa digaungkan negara-negara seperti Amerika Serikat. Namun, ketika Palestina menjadi korban pelanggaran HAM berat, dan Israel terbukti sebagai pelakunya, malah tidak mendapat tindakan apa-apa.

Adapun Pembina KITA Palestina, Ustadz Muhammad Ikhwan Jalil, turut membacakan puisi, yang sebagian bait puisinya menggambarkan kesedihan sekaligus mengobarkan semangat perjuangan pasca gugurnya pejuang kemerdekaan Palestina, Syaikh Ismail Haniyeh, pada Rabu (31/7/2024).

Silih berganti perwakilan ormas Islam berorasi dalam acara itu, di antaranya Ketua Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB), Ustadz Mukhtar Deng Lau; Ketua Majelis Kebangsaan Rahmatan Lil ‘Alamin (MAKRAM) Pusat, Profesor Muhammad Asdar, Ketua Majelis Dzikir Darut Taubah, yang juga aktivis Front Persaudaraan Islam (FPI), Ustadz Firdaus Malie, serta perwakilan dari Lingkar Dakwah Mahasiswa Islam (LIDMI).

Aksi ditutup dengan penggalangan dana dan pembacaan doa oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Makassar, KH. Muh. Said Abd Shamad.

Dalam Aksi Dukungan Global untuk Gaza dan Palestina itu, turut dibentangkan bendera Palestina dan bendera Merah Putih Indonesia sepanjang 25 meter.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09