Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar Gelar Shalat Gaib untuk Ismail Haniyeh Usai Jumatan Sebentar

- Penulis Berita

Kamis, 1 Agustus 2024 - 22:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Pilarindonesia.com – Masjid Al-Markaz Al-Islami Jenderal M. Jusuf Makassar akan menggelar shalat gaib atas meninggalnya pejuang kemerdekaan Palestina, Ismail Haniyeh, usai shalat Jumatan sebentar, 2 Agustus 2024.

“Kami mengajak umat Islam untuk sama-sama kita melaksanakan shalat gaib di Masjid Al-Markaz,” kata Imam Besar Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar, Prof. KH. Muammar Bakry, melalui keterangannya, Kamis malam tadi.

Ismail Haniyeh, yang merupakan ketua Biro Politik Gerakan Hamas, gugur saat melakukan lawatan ke Iran pada Rabu (31/7/2024). Tempatnya menginap dirudal oleh penjajah Zionis Yahudi Israel.

Sebelumnya, pada 12 Juli 2024, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, HM. Jusuf Kalla (JK), bersama dengan mantan Menkum HAM Hamid Awaluddin, sempat melakukan pertemuan selama kurang lebih dua jam dengan Ismail Haniyeh, di Doha, Qatar.

Pada kesempatan itu, JK menyampaikan kepada Ismail Haniyeh betapa pentingnya  perdamaian di Palestina, dan itu hanya bisa dilakukan manakala kekerasan bisa dihentikan lebih dulu.

Kata Jusuf Kalla, jika kekerasan dapat dihentikan, maka rekonstruksi dan rehabilitasi di Gaza, secara otomatis dapat dilaksanakan.

“Segala ikhtiar kita semua harus diawali dalam perspektif kemanusiaan, bukan soal politik dan pandangan idrologis,” ucap JK.

Untuk menciptakan perbaikan kondisi di Palestina, JK juga menyarankan agar organisasi Hamas tetap harus menunjukkan persatuan dan kebersamaan dengan Al Fatah. Begitu pula dengan hubungan internal Hamas sendiri. Tanpa kesatuan aspirasi serta institusi hanya akan menambah pelik penyelesaian masalah Gaza.

Sementara itu, Ismail Haniyeh, sangat memuji posisi dan peran diplomatik Republik Indonesia, yang dinilainya cukup aktif dalam pemberian bantuan kemanusiaan kepada rakyat di Gaza.

Ismail Haniyeh menyebut kontribusi Indonesia dirasakan langsung karena terlibat dalam merawat korban luka, gerakan kerakyatan dalam demonstrasi, dan solidaritas luas mereka terhadap rakyat Palestina.

Dalam pertemuan itu, Ismail Haniyeh juga menjelaskan kondisi terkini di Gaza, masalah kemanusiaan dan politik.

Dalam pertemuan di Doha itu, Ismail Haniyeh juga mengungkapkan keinginannya untuk sangat ingin bersatu dengan Al-Fatah di Beijing, dan berharap bisa berkunjung ke Indonesia bersama al Fatah setelah dari Beijing.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09