Banjir Soppeng, Seorang Warga Lompulle Hanyut Terbawa Arus Belum Ditemukan

- Penulis Berita

Kamis, 4 Juli 2024 - 13:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir merendam rumah warga di Desa Kampiri, Kecamatan Citta, Kabupaten Soppeng, Sulsel, Kamis, 4 Juli 2024.

Banjir merendam rumah warga di Desa Kampiri, Kecamatan Citta, Kabupaten Soppeng, Sulsel, Kamis, 4 Juli 2024.

Soppeng, Pilarindonesia.com – Semmaing (75), seorang warga asal Desa Lompulle, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, dilaporkan hanyut terbawa arus banjir di jalanan yang menjadi penghubung dari Desa Lompulle menuju Desa Leworeng, sekitar pukul 18.30 WITA, Kamis petang tadi, 4 Juli 2024.

Informasi yang diperoleh, saat kejadian, korban bersama istrinya tengah dalam perjalanan menuju ke rumahnya setelah mengambil hewan ternak ayamnya di rumah sawah miliknya. Tiba-tiba istrinya terperosok di tepi jalanan yang sudah terendam banjir. Korban berusaha menyelamatkan istrinya, namun ternyata dia juga tidak mampu menyelamatkan diri hingga terbawa arus.

Humas Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Soppeng, Rudinang, mengatakan sampai pada Kamis malam ini korban belum ditemukan, dan upaya pencarian terhadap korban masih terus dilakukan.

“Belum ditemukan, sementara dalam pencarian,” ujarnya.

Banjir menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Soppeng sejak Kamis dini hari tadi akibat meluapnya Sungai Walanae efek curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir ini daerah tersebut.

Di antara wilayah yang terendam banjir, yakni Desa Kampiri, Kecamatan Citta. Kemudian di wilayah Cabbenge, Macanre, Marossa, Salonro, Kecamatan Lilirilau, serta di Kecamatan Ganra.

Di Desa Kampiri, ratusan unit rumah terendam banjir. Jalanan yang menjadi penghubung ke Kabupaten Bone itu tidak bisa dilewati kendaraan roda dua dan roda empat. Begitu pula di Lilirilau, pengendara yang hendak menuju ke Kabupaten Wajo, terpaksa harus berputar haluan.

Kendati demikian, Humas Tim Reaksi Cepat BPBD Soppeng, Rudinang, memastikan mulai Kamis sore tadi air mulai surut dan cuaca agak cerah.

Adapun terkait data korban dan kerugian materi akibat banjir. “Tim masih melakukan pendataan di lapangan. Laporan dari sejumlah titik belum masuk,” terangnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09