Tegal, Pilarindonesia.com – Siti Aisah, S.Pd., mulai menjadi perbincangan seiring kian menghangatnya suhu politik menjelang Pilkada Tegal pada November 2024.

Perempuan kelahiran Brebes, Jawa Tengah, 34 tahun silam itu, bertekad membangun Kabupaten Tegal dengan mengusung Koalisi Poros Tengah.
“Alhamdulillah, sejauh ini, saya sudah mengambil formulir di lima partai politik,” tutur Neng Ais, sapaan akrabnya, Ahad, 23 Juni 2024.
Lima parpol yang dimaksud, masing-masing Partai Gerindra, Golkar, PPP, PAN dan PKS.
Neng Ais dulu seorang guru. Setelah berumah tangga dengan diperistrikan oleh seorang pengusaha sukses, dia pun fokus menjadi ibu rumah tangga, dan ikut bersama suaminya tinggal di Jakarta.
Takdir berkata lain, sang suami wafat akibat sakit. Tak lama kemudian, Neng Ais memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Brebes.
Saat pemilihan legislatif kemarin, Neng Ais mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI dari PPP untuk daerah pemilihan Jawa Tengah (Jateng) IX, yang meliputi Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal dan Kota Tegal, Namun tidak lolos.
Di Pilkada Tegal ini, selain mengusung program pemberdayaan janda, Neng Ais, yang berasal dari kultur keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU), juga memiliki misi kepedulian terhadap dunia pendidikan di pesantren, kesejahteraan guru mengaji, imam serta marbot masjid.