Tiba di Madinah, Jemaah Calon Haji Kloter Pertama Embarkasi Makassar Langsung Sujud Syukur

- Penulis Berita

Selasa, 14 Mei 2024 - 13:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah calon haji kloter pertama asal Makassar langsung sujud syukur setiba di Kota Suci Madinah, pada Ahad (12/5/2024).

Jemaah calon haji kloter pertama asal Makassar langsung sujud syukur setiba di Kota Suci Madinah, pada Ahad (12/5/2024).

Madinah, Pilarindonesia.com – Jemaah calon haji kelompok terbang (kloter) pertama asal Embarkasi Makassar (UPG 01), tiba dengan selamat di Bandara Amin Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Kota Suci Madinah, pada Ahad (12/5/2024), sekitar pukul 23.45 waktu Arab Saudi, atau pukul 04.45 Subuh waktu Indonesia bagian tengah.

Mereka menumpangi Pesawat Garuda GA 1101, yang berisi 444 jemaah, ditambah 5 orang petugas kloter, dengan lansia sebanyak 76 orang, dan menggunakan kursi roda 14 orang.

Satu jemaah dinyatakan batal berangkat sejak di Embarkasi Makassar, atas nama Khaulah Syahidah Raja usia 25 tahun asal Makassar, karena positif hamil.

Kedatangan jemaah disambut oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja Bandara yang selalu standby melayani jemaah haji Indonesia.

Para Petugas Haji yang menyambut dengan sigap membantu para jemaah. Ada yang menuntut jemaah sampai bis, memayungi, mendorong kursi roda.

Jemaah yang didominasi warga asal Kota Makassar keluar melalui terminal internasional khusus haji, Tampak wajah-wajah haru dan bahagia dari para jemaah saat pertama kali menginjakan kaki di Tanah Suci. Beberapa terlihat berkaca-kaca. Bahkan tidak sedikit di antaranya yang langsung sujud syukur

Kepala Daker Bandara, Abdillah, juga mengaku sangat senang melihat penyambutan jemaah kloter Upg 01 yang berlangsung dengan baik, mulai dari fasilitas yang diberikan pemerintah Arab Saudi sampai dengan kesigapan para petugas.

“Alhamdulillah, semua berlangsung baik. semua berjalan lancar. Semoga bisa terus dipertahankan, dan ditingkatkan” ucapnya.

Abdillah juga berpesan kepada jemaah untuk tidak terlalu memforsir tenaga untuk ibadah yang sifatnya sunnah usai tiba di Madinah. Apalagi, puncak haji saat Armuzna masih berlangsung lama.

“Ibadah itu bagus, tapi jangan terlalu memforsir fisik yang justru bisa menguras tenaga. Jangan nanti karena terlalu mengejar ibadah yang sunnah, justru menyebabkan kondisi fisik saat puncak haji menjadi drop,” katanya.

Jemaah selanjutnya menuju Pavillium Tiga Terminal Khusus Haji untuk selanjutnya diberangkatkan menuju Kota Madinah dengan menumpang 11 bus tepatnya di Al Fairooz Shatta Hotel yang berada di sektor 1 Kota Madinah sampai 9 hari kedepan.

Tim Media Centre Haji (MCH) juga sempat bertemu dengan jemaah haji termuda berusia 18 tahun yang bernama Rezki Ananda Putri, di mana keberangkatannya menunaikan ibadah haji tahun ini karena menggantikan kuota ayahnya yang wafat pada tahun 2020.

Dengan mata berkaca kaca, kepada Koordinator MCH Daker Bandara, Mawardi, Rezki Ananda Puteri menuturkan perasaan yang campur aduk.

“Di satu sisi, saya merasa senang, di usia saya saat ini sudah diberi kesempatan menunaikan ibadah haji. Tapi di sisi lain merasa sedih dan terharu, karena posisi saya yang menggantikan almarhum ayah, seharusnya beliau ah yang berangkat berhaji,” tuturnya dengan suara tertahan.

Rizki berjanji begitu berkesempatan shalat di Masjid Nabawi dan di depan Kakbah, doa pertama yang akan dilangitkan adalah doa keselamatan untuk almarhum ayahnya.

“Semoga seluruh pahala haji saya diberikan kepada ayah saya, aamiin,” tuturnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dewan Da’wah Pusat Kembali Terjunkan Da’i ke Sejumlah Wilayah Pelosok di Sulawesi Selatan
MPLS SMP IT Wahdah Islamiyah Makassar, dari Grogi jadi Happy
Ikatan Keluarga Darul Huffadh Cabang Makassar Gelar MHQ di Asrama Haji Sudiang
Antara Masjid Nabi dan Masjid Modern Kaum Muslimin Sekarang
Tahfiz Gratis Al-Hafisku Gowa Wisuda Perdana Penghafal Qur’an 30 Juz, Hadir Juga Juara Hafiz Indonesia
Dr Syamsuddin Arif Jelaskan Makna Akal dalam Diskusi Subuh di Masjid Sultan Alauddin Makassar
Hari Arafah Adalah Waktu Mustajab, Jangan Lupa Perbanyak Doa
Jangan Lupa Sahur Sebentar untuk Puasa Arafah Kamis Besok, Pahalanya Dahsyat

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09