Kubu Danny-Fatma Bakal Adukan ke DKPP, Begini Tanggapan Ketua Bawaslu Makassar

- Penulis Berita

Selasa, 17 November 2020 - 03:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru bicara paslon 
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar nomor urut 01, Alo Natsar Desi, memberikan keterangan kepada media.

Juru bicara paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar nomor urut 01, Alo Natsar Desi, memberikan keterangan kepada media.

Makassar, Pilarindonesia.com – Tim hukum pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar nomor urut 01, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi atau Danny-Fatma bakal melaporkan  lima komisioner Bawaslu Makassar ke Dewan Kehormatan Penyelanggara Pemilu (DKPP), karena dianggap melakukan pelanggaran etika dalam penegakan hukum selama proses Pilkada Makassar.

Juru bicara tim Danny-Fatma, Alo Natsar Desi, menyebut adanya kecenderungan komisioner memihak pada salah satu pasangan calon dalam Pilwalkot Makassar.

“Tim hukum Danny-Fatma menemukan kecenderungan oknum Bawaslu kurang profesional dan tidak netral. Berpihak pada calon tertentu. Salah satu indikasinya, ada 7 laporan yang kami sampaikan tapi tidak diproses secara profesional,” ujar Alo, Senin di Makassar, Senin malam, 16 November 2020.

Juru bicara tim kuasa hukum Danny-Fatma, Akhmad Rianto, mengatakan banyak kejanggalan yang dirasakan pihaknya atas langkah-langkah dan sikap Bawaslu Makassar, yang dianggap cukup merugikan paslon Danny-Fatma.

Beberapa kejanggalan pada Bawaslu, lanjut Akhmad, seperti penertiban alat peraga kampanye hanya pada paslon Danny-Fatma, laporan soal netralitas ASN yang terjadi di beberapa kecamatan yang menekan bawahannya untuk memilih paslon tertentu, juga dimentahkan oleh Bawaslu.

“Dugaan kami ini ada keterlibatan gubernur, Pj Wali Kota, Sekda, dan Camat, secara terstruktur, sistematis, dan massif untuk mengarahkan ASN memilih paslon selain Danny-Fatma,” ungkap Akhmad.

Selain itu, laporan pelanggaran oknum pejabat perusahaan daerah di Pemkot Makassar yang secara gamblang mengkampanyekan paslon tertentu, namun tidak ditindaklanjuti dengan dalih tidak cukup bukti.

“Kami akan ambil langkah secepatnya melaporkan 5 komisioner, dugaan pelanggaran etika, indikasinya persoalan inkonsistensi penegakan hukum oleh komisioner Bawaslu, yang bisa menciderai proses demokrasi yang sedang berjalan di Kota Makassar,” pungkas Akhmad.

Menanggapi tudingan dan rencana pelaporan tersebut, Ketua Bawaslu Makassar, Nursari, memastikan jajarannya masih tetap bekerja tanpa keberpihakan.

“Kami jamin itu. Bagi kami, aduan ke DKPP adalah haknya mereka,” katanya melalui pesan lewat aplikasi WhatsApp.

Irfan

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kader PPP Asal Brebes ini Dukung Amran Sulaiman jadi Ketum PPP
Dukung Hasil Mukernas PPP, Neng Ais Brebes Minta Seluruh Kader Bersemangat Lagi
Sukses Fokus Kawal Suara, Belum Pernah Ada Pertemuan dengan Siap-Ada Pasca Pilkada
Quick Count Unggulkan Appi-Aliyah, Ustadz Muchtar Dg Lau Dkk Turut Berbahagia
Suwardi-Selle Menang Hasil Hitung Cepat, Jubir: Ini Kemenangan Seluruh Warga Soppeng
Kampanye Akbar Suwardi-Selle Sore ini Libatkan 42 Ribu Massa, Dimeriahkan Ratu Dangdut Elvy Sukaesih
Ustadz Muchtar Dg Lau dan Pendukungnya All Out Menangkan Appi-Aliyah
Karang Taruna Makassar Minta Semua Pihak Wujudkan Pilkada 2024 Netral dan Kondusif

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09