Siti Aisah, Caleg DPR RI Dapil Jateng IX Bertekad Ciptakan Swasembada Pangan

- Penulis Berita

Jumat, 19 Januari 2024 - 13:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siti Aisah, S.Pd. atau Neng Ais

Siti Aisah, S.Pd. atau Neng Ais

Jateng, Pilarindonesia.com – Siti Aisah, S.Pd., calong anggota DPRD RI dari daerah pemilihan Brebes, Tegal, Jawa Tengah, bertekad akan menjadikan wilayah konstituennya menjadi daerah swasembada pangan.

Neng Ais, sapaang caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) nomor urut 08 itu, selama masa kampanye ini, dia rutin berinteraksi dengan kalangan petani, termasuk dengan pemberian mikroba PA 63 Garuda secara cuma-cuma pada petani, petambak di Brebes dan Tegal.

Mikroba PA 63 Garuda merupakan cairan pengurai senyawa kimia sehingga mampu mengurangi penumpukan zat-zat kimia pada tanah dan air.

“Pertahanan bangsa Indonesia yang sangat penting kita perhatikan adalah pertahanan pangan. Ketahanan pangan itu modal kita untuk meraih impian hidup makmur, seperti yang menjadi amanat dari Undang-Undang Dasar 1945,” kata Neng Ais, Jumat, 19 Januari 2024.

Dia menyampaikan, Brebes dan Tegal, hampir setiap kecamatan memiliki ciri khas hasil bumi. Ada penghasil kacang kedelai, kemudian ada juga pengrajin tahu tempe, sehingga pengrajin tahu tempe tidak pusing lagi mencari kedelai untuk bahan produksi.

“Namun tentunya untuk sampai kejayaan pangan, kita memberikan akses kebutuhan para petani dengan mudah dan murah seperti pupuk dan obat-obatan. Olehnya, saya mengajak kepada warga Brebes, Tegal, melalui langkah kecil dengan menanam tanaman yang bisa kita panen sendiri di pekarangan rumah, seperti tomat, cabe dan sayur-sayuran, yang termudah kita tanam dan rawat,” terangnya.

Neng Ais, yang lahir pada 11 Mei 1990 silam, sosok tokoh muda yang menganggap bahwa setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat adalah prioritas utama untuk diperjuangkan.

“Semua aspirasi masyarakat itu penting untuk kita perjuangkan. Yah, istilahnya palu gada (apa lu minta gw ada) karena dapil Brebes, Tegal, dari mulai pegunungan sampai laut, ada semua. Masyarakat dengan kultur yang majemuk, baik dari bahasa daerahnya, ada Sunda dan Jawa ngapak (ora ngapak ora kepenak), makanya saya punya tagline ora kakean reka tapi nyata,” jelasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kader PPP Asal Brebes ini Dukung Amran Sulaiman jadi Ketum PPP
Dukung Hasil Mukernas PPP, Neng Ais Brebes Minta Seluruh Kader Bersemangat Lagi
Sukses Fokus Kawal Suara, Belum Pernah Ada Pertemuan dengan Siap-Ada Pasca Pilkada
Quick Count Unggulkan Appi-Aliyah, Ustadz Muchtar Dg Lau Dkk Turut Berbahagia
Suwardi-Selle Menang Hasil Hitung Cepat, Jubir: Ini Kemenangan Seluruh Warga Soppeng
Kampanye Akbar Suwardi-Selle Sore ini Libatkan 42 Ribu Massa, Dimeriahkan Ratu Dangdut Elvy Sukaesih
Ustadz Muchtar Dg Lau dan Pendukungnya All Out Menangkan Appi-Aliyah
Karang Taruna Makassar Minta Semua Pihak Wujudkan Pilkada 2024 Netral dan Kondusif

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09