
Makassar, Pilarindonesia.com – Hendrawan Rahmat Wijaya, mahasiswa angkatan 2018 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, menyatakan tekadnya untuk maju dalam pemilihan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unhas yang akan digelar dalam waktu dekat.
“Saya sudah mengetahui desas-desus kabar mengenai musyawarah mahasiswa BEM Universitas Hasanuddin yang akan terselenggara di awal tahun esok. Sebagai mahasiswa Unhas yang pernah memperjuangkan organisasi sehingga bisa hidup kembali dari mati surinya, saya berpikir untuk ikut berkompetisi dalam pemilihan presiden BEM Unhas,” kata Jeje, sapaannya, melalui keterangannya, Jumat malam (29/12/2023).
Keinginannya untuk mencalonkan sebagai Presiden BEM Unhas, karena Jeje mengaku resah melihat wujud kampus yang yang diibaratkan seperti menara gading.
“Terlalu gamblang memenjarakan mahasiswa sekarang ini, tentu hal itu patut dikritisi bersama, terutama sesama mahasiswa dalam lingkup Unhas. Semoga kita bisa bersatu dalam satu napas dan perbuatan untuk menjadi sebuah anti tesis nyata terhadap itu semua,” ujarnya.
Jeje mengungkapkan, tren menjebloskan mahasiswa ke balik jeruji besi akhir-akhir ini oleh pihak kampus semakin marak.
“Ini menunjukkan adanya simtom yang mempengaruhi sikap dan perilaku dalam kehidupan sosial kampus. Sehingga, saya berharap musyawarah mahasiswa BEM Unhas kelak menjadi wahana perjuangan para kandidat untuk mempertengkarkan gagasan yang tentunya berpihak pada mahasiswa. Saya mengharapkan proses musyawarah mahasiswa kelak menjadi ajang mahasiswa untuk mempertengkarkan gagasannya,” terangnya.