
Makassar, Pilarindonesia.com – Pengamat politik dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, Andi Lukman Irwan, mengatakan politisi senior Tamsil Linrung memilki pengaruh yang cukup besar dalam memenangkan pasangan calon nomor urut 1, Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), pada Pillpres 2024.
“Tamsil Linrung punya basis yang kuat di kelompok keagamaan dan di kalangan ormas, sehingga akan mampu memberikan peluang kemenangan bagi Paslon nomor urut 1, yang memang secara emosional kelompok keagamaan lebih kuat ke Paslon 1 ini,” ujarnya kepada Pilarindonesia.com, Ahad (10/12/2023).
Anies Baswedan menunjuk Tamsil Linrung jadi Deputi Saksi dan Pengorganisasian AMIN. Tamsil terbilang cukup berpengalaman memenangkan Pemilu. Tamsil sendiri sudah tiga kali menjadi anggota DPR RI. Saat ini tercatat sebagai anggota DPD RI, dan kembali mencalonkan sebagai senator.
Sebelumnya, Tamsil Linrung membuat Kota Makassar menjadi pusat perhatian di tingkat nasional lantaran dia berhasil mengumpulkan massa lebih dari 1 juta orang dalam gerak jalan gembira yang dihadiri Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, pada 24 September 2023.
Ketat Pertarungan Pilpres di Sulsel
Andi Lukman Irwan menilai pertarungan perebutan suara Paslon Pilpres di Sulawesi Selatan sangat ketat. Apalagi, menurutnya, pada Pilpres lima tahun lalu, Prabowo Subianto yang kala itu berpasangan dengan Sandiaga Uno, meraih suara terbanyak.
“Tetapi pada saat itu pasangan Prabowo dengan kelompok keagamaan, dan kita ketahui bahwa Sulawesi Selatan itu memang sangat melekat dengan isu-isu keagamaan,” tuturnya.
Pada momentum Pilpres 2024, Andi Lukman menyebut Paslon AMIN yang kini dekat dengan kelompok keagamaan, terutama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dinahkodai Cawapres Muhaimin Iskandar, yang memiliki kelompok pemilih tradisional yang begitu kuat di pedesaan.
Kendati demikian, dia mengingatkan bahwa Paslon nomor urut dan 2 dan 3 juga tidak bisa dipandang sebelah mata, karena kelompok pemilih mereka dari kalangan milenial dan generasi Z.
“Ini tentunya menjadi tantangan bagi Paslon nomor urut 1 agar juga mampu memainkan isu-isu untuk kepentingan pemilih milenial, gen Z, yang sampai saat ini masih dikuasai Paslon nomor urut 2 dan 3,” terang Andi Lukman.