Komunitas HoPE Unhas Cegah Tindakan Bunuh Diri

- Penulis Berita

Sabtu, 14 Oktober 2023 - 07:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teguh Daniel Bandaso, mahasiswa BMKT yang mengikuti program Dual Degree

Teguh Daniel Bandaso, mahasiswa BMKT yang mengikuti program Dual Degree

Makassar,  Pilarindonesia.com – Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Departemen Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok (BMKT), Teguh Daniel Bandaso, menginisiasi terbentuknya komunitas Hold on, Pain End (HoPE) sebagai upaya penanganan kesehatan mental.

“Komunitas ini menghimpun pasien psikiater atau orang-orang yang memiliki masalah mental health dan memerlukan bantuan seperti psikoterapi, dukungan psikologis, dan lain-lain,” katanya, dikonfirmasi, pada Sabtu (14/10/23).

Komunitas ini menjadi ruang inklusif untuk orang-orang yang terkena kesehatan mental dan membutuhkan bantuan, sehingga komunitas HoPE dinilai akan sangat berdampak bagi masyarakat.

“Kami sudah beberapa kali menggagalkan percobaan bunuh diri dengan mendatangi, memberikan edukasi, membawa ke rumah sakit jiwa, dan orang-orang jadi lebih terbuka lagi untuk ke psikiater,” jelasnya.

Mahasiswa yang mengikuti Program Dual Degree atau pertukaran mahasiswa Indonesia ke China ini menjelaskan bahwa dirinya telah terkena kesehatan mental sejak umur 10 tahun hingga saat ini, melalui itu Teguh membentuk komunitas tersebut untuk mengedukasi pentingnya mental health.

“Awalnya dari saya dan saya rasa ini perlu dibangun komunitas, apalagi ada masalah tahun lalu junior saya itukan pernah bunuh diri, satu bulan setelah itu dibentuklah komunitas ini,” jelasnya.

Menurut Teguh Daniel Bandaso, komunitas tersebut telah mendapatkan dukungan dari RS Wahidin dan RS Dadi serta masyarakat sekitar.

“Komunitas ini resmi bergerak kalau tidak salah itu Maret 2022, ada juga dua rekan saya yang membantu yang juga merupakan pasien psikiater,”

HoPE berlokasi di Kota Makassar dan beranggotakan pasien-pasien jiwa dengan permasalahan psikologis yang memiliki kecenderungan melakukan self injury ataupun memiliki kecenderungan bunuh diri yang berada pada usia dewasa awal (16-24 tahun), hal tersebut juga sebagai bentuk dukungan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Sustainable Development Goals – SDGs Nomor 3, yaitu untuk kehidupan yang sehat dan sejahtera.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sulawesi untuk Indonesia: Barberfest 2025 Satukan Komunitas Barber Lewat Edukasi dan Aksi
KKN-PK Bonto Salluang Sosialisasi “Generasi Cerdas, Tunda Pernikahan Dini Anak”
KKN-PK 67 Bonto Salluang Perkenalkan CERDIK: Cegah Rabies, Disiplin, Kenali Risiko
Hadapi Musim Pancaroba dan Krisis Iklim, Greenpress Tekankan Mitigasi Berbasis Ekosistem
Peluncuran TalentDNA di Platform Digital MyIM3, 12.000 Orang Amazing You 5 Jadi Saksi Kolaborasi ESQ, Lintasarta dan Indosat
WIZ Luncurkan Rumah Sehat Berdaya, Layanan Kesehatan Berbasis Alami Nabawi
Program Studi Pariwisata Universitas Hasanuddin Gelar Pelatihan Pemanduan Wisata di Taman Prasejarah Sumpang Bita
Pesan Dokter Buat Ayah-Bunda yang Mondokin Anak di Pesantren

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09